Mendikdasmen Abdul Mu’ti Lepas 100 Siswa ke Olimpiade Sains Internasional

Share

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti resmi melepas 100 delegasi siswa Indonesia di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026), untuk berlaga dalam berbagai ajang olimpiade sains serta keterampilan tingkat internasional, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Pelepasan ini menandai kesiapan para siswa berprestasi yang akan membawa nama baik negara di kancah global. Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen menekankan pentingnya peran para delegasi sebagai representasi bangsa di forum dunia.

"Tapi saya ingin menekankan, pertama, tadi disampaikan oleh Ibu Sekjen bahwa kalian semua adalah duta-duta Indonesia. Partisipasi kalian di forum internasional itu tidak hanya membawa nama pribadi, tapi juga nama sekolah, yang lebih besar lagi adalah tentu saja keluarga, bangsa, dan negara," kata Mu'ti.

Mendikdasmen juga memahami tingginya dedikasi dan beban tanggung jawab besar yang dipikul oleh para peserta selama mempersiapkan diri menghadapi kompetisi internasional ini.

"Saya lihat wajah-wajah kalian ini wajah kurang tidur semua ya. Namanya anak olimpiade, pasti sibuk belajar," canda Mu'ti.

Lebih lanjut, ia menyoroti adanya kesenjangan apresiasi publik dan pemerintah terhadap pencapaian akademik jika dibandingkan dengan prestasi di bidang olahraga.

"Atlet juara dunia hadiahnya miliaran, tapi kalian berjuang dalam kejuaraan yang sunyi. Bahkan mungkin saat menang pun menterinya belum tentu tahu. Realitas ini tidak boleh terjadi lagi. Kalian adalah pahlawan Indonesia," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti menjelaskan bahwa pada tahun 2026 ini pihak kementerian mengirimkan delegasi untuk mengikuti 16 ajang internasional dengan berbagai disiplin ilmu serta keahlian praktis.

"Kita akan mengirim dan sedang mengirim 16 ajang internasional. Bidangnya sangat beragam sains, matematika, kimia, biologi, fisika, geografi, informatika, kecerdasan artifisial yang baru kita mulai tahun kemarin, ekonomi, kebumian, astronomi dan astrofisika, juga debat, kemudian juga ada inovasi dan keterampilan vokasi, dan kuliner juga ada," kata Suharti.

Suharti turut memotivasi para peserta dengan memaparkan beberapa torehan prestasi gemilang siswa Indonesia pada tahun sebelumnya, termasuk perolehan medali yang sudah berhasil diraih oleh beberapa siswa pada ajang tahun ini.

"Nah, tahun ini tadi sudah diinformasikan sudah dapat lima medali satu emas, dua perak, dan dua perunggu dari Olimpiade Fisika. Nah, yang sedang bertanding sekarang sedang ada di luar negeri, ada ajang untuk Olimpiade Matematika, Biologi, Kimia, Ekonomi, dan juga ada lomba debat. Mudah-mudahan mereka pulang membawa hasil yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," katanya.

Pada akhir arahannya, Mendikdasmen Abdul Mu'ti berharap agar pencapaian di tingkat internasional ini dapat mempermudah langkah para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Jangan berhenti hanya sampai menjadi juara. Ini baru rintisan awal untuk menjadi penemu dan ilmuwan yang memajukan peradaban manusia," pesannya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author