Ahmad Luthfi Salat Idul Adha Bersama Warga Terdampak Tanah Gerak di Tegal
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melaksanakan salat Idul Adha 1447 H bersama masyarakat yang terdampak bencana tanah gerak di Kabupaten Tegal. Seperti dilansir dari Detikcom, rombongan gubernur tiba di Masjid Raya Huntara (Hunian Sementara) Desa Capar, Kecamatan Jatinegara sekira pukul 06.00 WIB.
Ketika rombongan tiba, para penghuni huntara sudah memadati area tempat ibadah untuk menunaikan salat Idul Adha. Sebagian warga lainnya terlihat masih terus berdatangan ke lokasi.
Ahmad Luthfi langsung mengambil wudhu dan menempati barisan shaf paling depan setelah menyapa para warga. Ia didampingi oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Ahmad Kholid, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Tegal.
Ibadah salat Id dimulai sekira pukul 06.15 WIB dengan dipimpin oleh imam kiai Tokhib Abu Umar. Sementara itu, ustaz Ahmad Muhtarozi bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan salat yang berlangsung khidmat tersebut.
"Hari ini kami lihat semua wajahnya cerah, tidak ada yang kusut. Oleh karena itu, saya sebagai gubernur mengucapkan selamat hari raya iduladha 2026. Semoga seluruh ibadah kita diterima oleh Allah. Saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin," kata Luthfi.
Ahmad Luthfi menyatakan bahwa masyarakat yang beribadah di Masjid Raya Huntara maupun di lokasi lain memiliki nilai yang setara dengan umat muslim yang sedang wukuf di Arafah. Ia menegaskan sangat memahami kondisi sulit yang dihadapi warga di hunian sementara.
"Segala kekurangan dan apa yang diberikan saat ini adalah sesuatu yang tetap harus kita syukuri. Percayalah Bapak-Ibu sekalian tidak akan ditinggalkan atau ditelantarkan oleh negara," katanya.
Kehadiran jajaran pemerintahan dalam momentum salat Idul Adha ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus wujud kehadiran negara bagi masyarakat yang tertimpa bencana. Pada kesempatan yang sama, Ahmad Luthfi dan Ischak menyerahkan hewan kurban kepada warga setempat.
Bantuan dari Gubernur Jawa Tengah berupa satu ekor sapi angus seberat 906 kg yang dibeli menggunakan anggaran pribadi. Ketua Huntara Tegal sekaligus Ketua Panitia Kurban, Ruslani, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang sangat bermanfaat bagi warga tersebut.
"Saya melihat tidak ada warga huntara yang kelihatan wajahnya sukar, semua wajahnya ceria dengan adanya pemberian sapi. Masyarakat sangat antusias and senang, dari dulu kan nggak pernah salat Idulfitri maupun Idul Adha itu didatangi oleh pejabat seperti gubernur dan bupati langsung," ungkap Ruslani.
Salah seorang penduduk setempat, Rifai, turut menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan dan kesediaan Gubernur Jawa Tengah untuk beribadah bersama di lokasi tersebut. Ia berharap pembangunan hunian tetap dapat segera terealisasi agar masyarakat tidak lagi merasa cemas mengenai masa depan mereka.