Ahmad Sahroni Sebut Seskab Teddy Indra Wijaya Jangkar Pemerintah
Bendahara Umum DPP NasDem Ahmad Sahroni menilai Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bertindak sebagai jangkar pemerintah demi kelancaran program presiden pada Kamis, 18 Juni 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Langkah yang diambil oleh Teddy tersebut dipandang sebagai perwujudan dari tanggung jawab jabatannya. Selain itu, Sahroni yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Komisi III DPR menyatakan bahwa Teddy bekerja sepenuhnya di dalam koridor kewenangannya.
"Teddy adalah jangkar pemerintah. Fungsinya memang untuk memastikan semua program presiden berjalan lancar," kata Sahroni dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).
Menurut Sahroni, performa kerja yang ditunjukkan oleh Sekretaris Kabinet berada dalam level yang sangat mengagumkan. Ia juga menambahkan bahwa Teddy dituntut aktif dalam memberikan klarifikasi atas isu-isu miring yang beredar di tengah masyarakat.
"Tugasnya berat dan Teddy saya lihat bisa melaksanakan tugas dengan baik. Jadi apa yang dilakukan Teddy saat ini merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai Sekretaris Kabinet untuk memastikan seluruh agenda pemerintah berjalan sesuai arahan Presiden," lanjut dia.
Adanya pandangan-pandangan miring dari publik terkait posisi serta efektivitas kerja Sekretaris Kabinet tersebut dianggap sebagai sebuah kewajaran oleh Sahroni. Keaktifan dan tingginya inisiatif pejabat publik dalam struktur pemerintahan saat ini menjadi alasan munculnya sorotan tersebut.
"Sebagai Seskab dia juga harus berkomentar di publik bila ada hal simpang siur yang harus diluruskan berkaitan dengan pemerintah. Jadi Teddy sudah bekerja sesuai fungsi dan performanya sangat mengagumkan," ujar dia.
Penilaian performa tinggi ini didasarkan pada pengamatan terhadap inisiatif yang diambil oleh Teddy selama memimpin Sekretariat Kabinet.
"Menurut saya wajar jika ada komentar-komentar negatif mengenai posisi dan kinerja Teddy ini, because memang baru sekarang ada pejabat publik yang inisiatif dan performanya tinggi seperti Teddy," imbuh dia.