Ajax Melawan FC Utrecht Perebutkan Tiket Conference League di Volendam

Share

Ajax bersiap menghadapi tantangan FC Utrecht dalam pertandingan final babak play-off Eredivisie untuk memperebutkan satu tempat di fase grup Conference League pada Minggu, 24 Mei 2026 pukul 12.15 waktu setempat di Stadion Kras, Volendam.

Pertandingan ini menjadi krusial mengingat posisi kedua tim di klasemen akhir Eredivisie yang sangat ketat, di mana Ajax berada di peringkat kelima dengan 56 poin dan FC Utrecht menguntit di posisi keenam dengan raihan 53 poin.

Pelatih Ajax, Óscar García, melakukan perubahan di lini depan dengan memasukkan Kasper Dolberg sebagai starter menggantikan Wout Weghorst yang sempat sakit selama masa persiapan, sementara Maarten Paes kembali mengawal gawang sejak menit pertama.

Di kubu lawan, pelatih FC Utrecht Ron Jans mengekspresikan kekecewaannya mengenai ketidakpastian izin kehadiran suporter tim tamu serta pemilihan lokasi pertandingan di Volendam melalui wawancara bersama ESPN.

"Saya tidak tahu persis aturannya. Tapi menurut saya, Groningen seharusnya bermain di kandang melawan Ajax. Saat membuat jadwal musim, memang tertulis bahwa 21 dan 24 Mei adalah pertandingan untuk babak play-off," jelas Ron Jans, Pelatih FC Utrecht.

Jans menilai situasi perpindahan markas ini terasa janggal dan lebih memilih andai pertandingan digelar di stadion lain yang lebih memadai.

"Jika stadion itu disewakan kepada Harry Styles, bukankah seharusnya kita bermain tandang saja? Ajax bisa saja bermain di De Galgenwaard. Yang mana, sejujurnya, saya sangat menyukainya. Sekali lagi: saya tidak tahu aturannya, tapi insting saya mengatakan ini tidak benar," tambah Ron Jans, Pelatih FC Utrecht.

Ketiadaan pendukung setia di tribun penonton juga disesali oleh Jans karena sanksi akibat kerusuhan laga lain justru merugikan pihak yang tidak terlibat.

"Itu sangat disayangkan, karena semua orang sudah berusaha keras untuk mengizinkan suporter masuk. Lalu para penggemar Volendam merusaknya saat melawan Telstar, dan awalnya suporter Groningen juga tidak diizinkan datang. Saya sangat berharap mereka benar-benar menangkap orang-orang yang melakukan ini, bukan malah memberikan hukuman kolektif," tutur Ron Jans, Pelatih FC Utrecht.

Bek FC Utrecht, Mike van der Hoorn, turut menyuarakan pendapatnya yang mendukung penuh pernyataan sang pelatih terkait status tuan rumah Ajax.

"Itu tentu saja tidak masuk akal. Tapi begitulah adanya," kata Mike van der Hoorn, Pemain FC Utrecht.

Sebelum melangkah ke final, Ajax berhasil mengalahkan FC Groningen dengan skor 2-0 pada Kamis lalu, sementara FC Utrecht sukses menundukkan sc Heerenveen melalui drama lima gol yang berakhir dengan skor 3-2.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author