Aksi Jual Menekan Saham GOTO hingga Paruh Pertama Perdagangan

Share

Tekanan jual yang kuat terus membayangi pergerakan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Dilansir dari Detik Finance, antrean jual hingga jutaan lot saham menumpuk sampai penutupan perdagangan sesi I. Kondisi pasar ini terjadi di tengah langkah korporasi perseroan yang baru saja mengumumkan rencana pembelian kembali saham.

GOTO menyiapkan dana sebanyak-banyaknya Rp 3,5 triliun untuk aksi buyback tersebut. Data perdagangan Stockbit pada Rabu (17/6/2026) menunjukkan total antrean jual mencapai 175,27 juta lot saham pada paruh pertama. Akumulasi antrean ini tersebar di berbagai tingkatan harga perseroan.

Penumpukan terbesar berada pada harga Rp 50 per saham dengan volume antrean mencapai sekitar 145,52 juta lot. Sementara pada harga Rp 51, jumlah antrean jual tercatat sebanyak 4,36 juta lot.

Selanjutnya, antrean jual pada harga Rp 52 mencapai 3,79 juta lot dan pada harga Rp 53 sebesar 2,56 juta lot. Untuk harga Rp 54, antrean berada di angka 1,9 juta lot. Para penjual juga mengantre di harga Rp 55 sebesar 3,09 juta lot dan Rp 56 sebanyak 2,09 juta lot. Pada harga Rp 57, antrean tercatat sebesar 1,08 juta lot.

Aktivitas penawaran jual saham GOTO masih berlanjut pada level harga yang lebih tinggi. Di harga Rp 60, antrean tercatat sebanyak 1,70 juta lot, dan pada harga Rp 65 mencapai 4,12 juta lot. Berdasarkan data RTI Business, posisi saham GOTO saat ini masih tertahan di level Rp 50 per saham. Grafik pergerakan saham perusahaan terpantau stagnan semenjak 18 Mei lalu.

Sepanjang tahun 2026 berjalan, nilai saham GOTO mengalami penyusutan dari posisi semula di harga Rp 69 per saham. Secara persentase, penurunan harga saham emiten teknologi ini mencapai 21,88% sepanjang tahun. Situasi ini berjalan selaras dengan aksi jual bersih oleh pemodal internasional atau net foreign sell.

GOTO mencatatkan aksi jual bersih investor asing senilai Rp 1,51 miliar pada perdagangan Senin (15/6) kemarin. Nilai pelepasan saham oleh investor luar negeri tersebut menambah akumulasi yang terus membengkak sepanjang tahun 2026. Hingga paruh tahun ini, total net foreign sell pada saham GOTO telah menembus angka Rp 1,63 triliun.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author