Al Hilal dan Al Nassr Incar Raphinha dari Barcelona
Dua klub raksasa Liga Profesional Saudi, Al Hilal dan Al Nassr, dilaporkan bersaing ketat untuk mendatangkan gelandang sayap Barcelona, Raphinha, dengan tawaran nilai transfer mencapai 80 juta euro pada bursa transfer musim panas 2026.
Dilansir dari Mundo Deportivo pada Selasa (16/6/2026), upaya agresif kedua klub tersebut didukung penuh oleh Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi demi meningkatkan daya tarik liga mereka dengan mendatangkan bintang top dunia.
Selain bersedia membayar biaya transfer besar kepada Barcelona, pihak klub Arab Saudi juga dilaporkan siap melipatgandakan gaji bersih pemain berusia 29 tahun itu hingga empat kali lipat dari yang ia terima saat ini di Camp Nou.
Menurut laporan SPORT dan Globo Esporte, Al Hilal bahkan sangat ambisius dan siap mengajukan tawaran fantastis sebesar 170 juta euro demi mengamankan jasa pemain Timnas Brasil tersebut.
Al Hilal menempatkan Raphinha sebagai prioritas utama untuk memperkuat skuad asuhan Simone Inzaghi setelah mereka melepas pemain depan asal Uruguay, Darwin Núñez.
Di sisi lain, pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, juga merupakan pengagum berat Raphinha sejak lama dan berniat menduetkannya dengan mantan pemain Barcelona lain seperti Joao Felix dan Inigo Martinez.
Meski mendapatkan tawaran masif dari Timur Tengah, Raphinha memilih untuk menunda segala diskusi formal mengenai masa depannya hingga turnamen Piala Dunia 2026 bersama Timnas Brasil berakhir.
Mantan pemain Leeds United itu sebelumnya sempat mengonfirmasi adanya ketertarikan dari Arab Saudi sejak tahun 2024 dan pada Oktober 2025.
"Tawaran yang kami terima dari Arab Saudi sangat memengaruhi saya, karena tawaran itu akan menyelesaikan masalah dalam kehidupan pribadi saya, kehidupan orang tenta saya, anak saya, dan banyak orang lainnya." kata Raphinha, Winger Barcelona.
Pemain yang mencetak 21 gol dan 7 assist dari 33 laga pada musim lalu di bawah asuhan Hansi Flick ini juga merasa geram dengan pemberitaan media terkait masa depannya.
"Ever since I arrived at Barcelona, from day one there’s been speculation that I’m going to leave this club. I think people don’t really like seeing me here. Especially the press… there’s one guy who just tells lies," kata Raphinha kepada ESPN.
Ia juga membantah kabar yang menyebutkan dirinya telah melakukan pertemuan internal dengan manajemen Barcelona untuk membahas rencana kepindahannya.
"The (journalist) who wrote that article (about a possible departure) has also written other things about me that were lies, saying that I met with the club, that I spoke to people internally and said I was undecided, that I didn’t know if I would continue or not (at Barcelona). That guy only tells lies, every time he posts some news he has to leave out some irrelevant things that come out of his mouth," ujar Raphinha menambahkan.
Saat ini, manajemen Barcelona dan pelatih Hansi Flick dilaporkan tidak berniat mendesak sang pemain untuk meninggalkan klub, meskipun kedatangan Anthony Gordon senilai 80 juta euro menambah persaingan di lini depan.
Raphinha sendiri masih terikat kontrak bersama raksasa Catalan hingga Juni 2028 setelah menandatangani perpanjangan kontrak pada Mei lalu dengan gaji tahunan mencapai 19,4 juta dolar AS.