Apple Berencana Naikkan Harga Perangkat Akibat Krisis Memori Global

Share

Perusahaan teknologi Apple bersiap menaikkan harga perangkat mereka akibat lonjakan harga komponen memori dan penyimpanan di pasar global yang semakin tidak menentu. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh CEO Apple, Tim Cook, dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal pada Kamis (18/6/2026), sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Kenaikan biaya produksi ini dipicu oleh menipisnya pasokan komponen di tengah tingginya permintaan pasar konsumen, sementara para produsen memori mengalihkan fokus mereka untuk memenuhi kebutuhan pusat data kecerdasan buatan (AI).

"Sayangnya kenaikan harga tidak dapat dihindari," kata Cook.

Langkah penyesuaian harga ini terpaksa diambil meskipun perusahaan sebelumnya telah berupaya menahan beban biaya agar tidak langsung berdampak pada loyalitas para pengguna perangkat mereka.

"Kami melakukan yang terbaik untuk memitigasi kenaikan besar yang dibebankan kepada kami, dan kami telah mencoba melindungi pelanggan kami dari kenaikan harga, tetapi situasinya semakin tidak berkelanjutan," sambung Cook.

Hingga saat ini, pihak manajemen belum merinci lini produk apa saja yang akan mengalami penyesuaian harga maupun jadwal pasti peluncurannya ke publik.

"Pasokan berkurang di saat konsumen menginginkan perangkat dan para produsen memori menaikkan harga secara drastis," kata Cook.

Tekanan rantai pasok ini juga diperparah oleh kebutuhan Apple untuk memperbesar kapasitas RAM pada gawai terbaru mereka demi kelancaran integrasi sistem kecerdasan buatan.

"Kita benar-benar butuh harga dan pasokan memori kembali ke tingkat yang wajar untuk produk konsumen. Intinya adalah itu," imbuh Cook.

Kondisi kelangkaan ini dinilai sebagai salah satu siklus pasar paling ekstrem yang pernah terjadi dalam industri teknologi modern selama beberapa dekade terakhir.

"Saya belum pernah melihat hal seperti ini di area mana pun selama lebih dari 40 tahun," ujar Cook.

Berdasarkan analisis dari firma riset TechInsights, Apple diperkirakan harus menaikkan harga jual iPhone 18 Pro sekitar USD 270 guna mempertahankan margin keuntungan mereka saat ini. Krisis kelangkaan RAM akibat peralihan produksi ke chip server AI oleh produsen seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron ini sebelumnya juga telah dikeluhkan oleh raksasa teknologi lain seperti HP, Microsoft, Nintendo, hingga Valve.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author