Apple Siapkan Upgrade RAM iPhone 18 demi Fitur Siri AI

Share

Apple dilaporkan bakal meningkatkan kapasitas RAM pada varian dasar iPhone 18 menjadi 12GB demi mendukung fungsionalitas penuh dari fitur asisten virtual Siri AI terbaru. Langkah ini diambil karena pembaruan asisten pintar tersebut membutuhkan ruang memori besar, yang sekaligus berpotensi memicu pengetatan pasokan DRAM global bagi para kompetitor. Kabar mengenai peningkatan perangkat keras ini dikonfirmasi melalui rumor terbaru dari Taiwan pada Rabu, 17 Juni 2026, yang menyebutkan bahwa penambahan kapasitas memori ditujukan untuk menjalankan model kecerdasan buatan terkuat langsung di dalam perangkat.

Sebagai perbandingan, lini dasar iPhone 17 yang dijadwalkan meluncur lebih awal hanya dibekali RAM sebesar 8GB.

Keterbatasan memori pada iPhone 17 membuat ponsel tersebut tidak akan mendapatkan rangkaian fitur Siri AI tercanggih saat sistem operasi iOS 27 dirilis pada musim gugur mendatang. Peningkatan kapasitas memori pada iPhone 18 ini diproyeksikan memberikan kemampuan vokal Siri yang lebih ekspresif disertai kontrol personalisasi, serta meningkatkan akurasi dikte di seluruh sistem secara signifikan.

Menurut laporan GSM Arena, raksasa teknologi asal Cupertino ini diprediksi akan menyerap sendiri lonjakan biaya produksi akibat kenaikan harga komponen RAM di pasar global saat ini. Strategi tersebut memungkinkan varian dasar iPhone 18 tetap dijual dengan harga peluncuran yang sama seperti pendahulunya, yaitu sebesar 799 dolar AS di pasar Amerika Serikat.

Kebijakan mempertahankan harga ini dinilai akan memberikan keuntungan kompetitif yang besar bagi Apple atas para produsen ponsel pintar berbasis Android. Di sisi lain, lonjakan permintaan komponen dari Apple diprediksi bakal memperparah krisis pasokan memori global, sekaligus memberikan keuntungan finansial besar bagi pemasok utama seperti Samsung, SK hynix, dan Micron. Lembaga riset KB Securities memperkirakan volume pengiriman unit iPhone akan melonjak hingga menyentuh angka 250 juta pengiriman pada tahun 2027.

Analis TF International Securities, Ming-Chi Kuo, menilai bahwa divisi layanan milik Apple akan menyediakan bantalan finansial yang cukup kuat untuk melindungi perusahaan dari dampak kenaikan harga komponen ini.

Kondisi keuangan yang solid tersebut memungkinkan Apple memanfaatkan situasi kekacauan pasar demi memperkuat posisinya sebagai pemain nomor satu di segmen ini. Berbeda dengan Apple, para kompetitor di industri dinilai tidak memiliki lini bisnis sampingan bernilai miliaran dolar untuk mengompensasi premi tinggi yang harus dibayarkan selama krisis pasokan DRAM berlangsung. Para analis menambahkan bahwa integrasi penuh Siri AI pada varian non-Pro sengaja dilakukan untuk mempercepat adopsi teknologi kecerdasan buatan sekaligus mendorong angka penjualan perangkat baru.

Konsumen yang belum siap membeli varian Pro diperkirakan bakal memilih model standar iPhone 18 sebagai opsi paling ekonomis untuk mengakses seluruh ekosistem Apple Intelligence.

Lini iPhone 18 versi standar bersama dengan iPhone 18e dan iPhone Air 2 dijadwalkan meluncur pada musim semi tahun 2027 mendatang. Sementara itu, varian performa tinggi yang mencakup iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Ultra direncanakan bakal diperkenalkan terlebih dahulu pada bulan September ini.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author