Timnas Arab Saudi Bidik Kemenangan Mengejutkan atas Spanyol

Share

Tim nasional sepak bola Arab Saudi membidik kemenangan mengejutkan atas Spanyol pada pertandingan lanjutan Piala Dunia di Atlanta, Amerika Serikat, Minggu, 21 Juni 2026. Pelatih Arab Saudi Georgios Donis menegaskan timnya tidak boleh memberikan rasa hormat berlebihan kepada Spanyol demi mengulang keajaiban saat menumbangkan Argentina pada Piala Dunia 2022 lalu. Donis, yang baru menangani tim nasional Arab Saudi pada April 2026 setelah masa jabatan singkat Roberto Mancini dan Herve Renard, berharap memori kemenangan di Qatar tersebut mampu menginspirasi skuadnya saat berlaga di Atlanta.

"It's nice to have miracles in football and we've seen it many times. We've seen it in the World Cup, we've seen it in other tournaments, we've seen favorites losing against underdogs," kata Georgios Donis, Pelatih Arab Saudi.

Donis juga menambahkan bahwa memiliki kenangan indah di dalam tim nasional merupakan hal yang sangat luar biasa bagi para pemain. "It's great to have great memories in our national team such as the game against Argentina," ujar Georgios Donis, Pelatih Arab Saudi.

Menghadapi salah satu tim terbaik di dunia, Donis menekankan pentingnya menikmati pertandingan tanpa mengabaikan rasa hormat kepada lawan. "We have to play against one of the best teams in the world and it's very important when you get to this sort of tournament and you have this sort of joy of playing against these teams to be able to enjoy those games, to respect the opponent but also not to respect them more than you should," tutur Georgios Donis, Pelatih Arab Saudi.

Di sisi lain, tim nasional Spanyol saat ini sedang berada di bawah tekanan besar untuk bangkit setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tim debutan Tanjung Verde pada pertandingan sebelumnya. Ketidakmampuan Spanyol menembus pertahanan Tanjung Verde menyoroti ketergantungan La Roja pada penyerang sayap berusia 18 tahun, Lamine Yamal, yang diprediksi akan menjadi starter meski belum fit penuh setelah cedera hamstring. Donis pun memuji pemain muda Barcelona tersebut sebagai talenta terbesar di dunia sepak bola saat ini dan mengakui Spanyol menjadi kurang efektif tanpa kehadirannya.

"Spain is not the same team when Yamal is on the bench," tambah Georgios Donis, Pelatih Arab Saudi.

Donis menilai Yamal memiliki kematangan bermain yang luar biasa di usianya yang masih sangat muda, bahkan menyamakannya dengan Lionel Messi. "I think Yamal is maybe this period the biggest talent in the world. I think he started to replace Messi in Barcelona in the best way," sebut Georgios Donis, Pelatih Arab Saudi. Bagi pelatih asal Yunani tersebut, kualitas utama Yamal tidak hanya terletak pada keahlian olah bola, melainkan pada kedewasaan sang pemain di lapangan.

"I didn't see a player at this age to make this difference and to have this quality and to play with this maturity," jelas Georgios Donis, Pelatih Arab Saudi.

Donis mengagumi bagaimana Yamal memahami apa yang harus dilakukan di setiap momen pertandingan. "For me the most important is not about the skills, but about the maturity and he knows what he can do every moment and that is the biggest difference," ungkap Georgios Donis, Pelatih Arab Saudi.

Arab Saudi sendiri menatap laga ini dengan modal yang cukup baik setelah berhasil menahan imbang Uruguay dengan skor 1-1 pada pertandingan pembuka mereka.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author