Australia Tekuk Turki Dua Gol Tanpa Balas di Vancouver

Share

Tim nasional Australia secara mengejutkan berhasil menundukkan Turki dengan skor 2-0 pada pertandingan pembuka Grup D Piala Dunia di BC Place, Vancouver, Kanada.

Kemenangan mengejutkan tim asuhan Tony Popovic ini diraih melalui strategi serangan balik yang klinis, meskipun Turki mendominasi penguasaan bola hingga 72 persen dan melepaskan 30 tembakan berbanding 9 milik Australia.

Dua gol kemenangan Australia masing-masing dicetak oleh Nestory Irankunda di babak pertama dan Connor Metcalfe pada menit ke-75 setelah memanfaatkan kesalahan lini tengah Turki.

Hasil ini membawa Australia menyamai posisi Amerika Serikat di puncak klasemen sementara Grup D, sekaligus menyulitkan langkah Turki yang baru kembali ke panggung Piala Dunia sejak tahun 2002.

Di sisi lain, para pendukung Turki di tanah air tetap antusias memberikan dukungan dengan berkumpul menyaksikan laga fase grup berikutnya melawan Paraguay melalui layar lebar di beberapa tempat umum seperti Teater Kuno Antiphellos di Kas, Antalya, serta di Dolmabahce dan Yedikule pada 20 Juni 2026.

Kapten tim nasional Turki, Hakan Calhanoglu, menyatakan ketidakpercayaannya atas hasil akhir pertandingan pembuka tersebut setelah timnya gagal memanfaatkan banyak peluang emas.

"È stato un risultato inaspettato," ujar Hakan Calhanoglu, Kapten Tim Nasional Turki kepada Tuttomercatoweb.

Kekalahan ini terasa sangat berat bagi sang kapten mengingat tingginya ekspektasi publik setelah penantian panjang selama 24 tahun.

"Hanno segnato due gol con due lanci lunghi e noi non siamo riusciti a concretizzare le occasioni create. Hanno giocato solo in contropiede." kata Hakan Calhanoglu, Kapten Tim Nasional Turki.

Pelatih Turki, Vincenzo Montella, turut menyoroti awal permainan yang lambat serta kendala fisik anak asuhnya dalam menghadapi transisi permainan cepat dan duel udara dari Australia.

Sementara itu, penyerang sayap Australia, Nestory Irankunda, mengukir sejarah sebagai pencetak gol termuda Socceroos di Piala Dunia pada usia 20 tahun 125 hari setelah memanfaatkan umpan lambung Paul Okon-Engstler.

"It is unreal. A dream come true. We've got the win right now.

We worked extra hard, we thought until the end. It's an exciting moment," ujar Nestory Irankunda, Pemain Sayap Australia kepada ITV.

Pemain asal klub Watford tersebut menambahkan bahwa kritik dan prediksi negatif sebelum pertandingan justru menjadi bahan bakar motivasi bagi seluruh skuad Australia untuk membuktikan kemampuan mereka.

"It feels amazing. You've got to thank the staff, you've got to thank the nation. They all believe in me to do so well and today, getting that goal was amazing. It is just a great feeling." tutur Nestory Irankunda, Pemain Sayap Australia.

Ketangguhan kiper Patrick Beach dalam mengawal gawang Australia juga sukses mementahkan peluang-peluang berbahaya dari pemain muda Turki seperti Kenan Yildiz dan Arda Guler.

"It was extra motivation. Obviously, we don't like to hear people talk bad about us because we are a great team. People underestimate us and we showed them today that we can play.

They kept the ball a lot more, but who scored the goals? We scored the goals and we showed them that we can play football," cetus Nestory Irankunda, Pemain Sayap Australia.

Pelatih Australia, Tony Popovic, memberikan apresiasi tinggi atas eksekusi taktik yang disiplin serta keberanian para pemain mudanya dalam laga di Kanada tersebut.

"Proud. Proud to be here as head coach. To experience this, put a smile on people's faces who have travelled so far to support us and just happy for a group of wonderful young men.

Just proud of the staff and the work they put in. Some good decisions on the sideline. Tried to guide them, tried to support them.

That was quite special seeing the young boys combine for the goal. You can't underestimate what this will do for the confidence and belief. Emotionally, it will give a lot to the players from this game.

We can give back and recover well and focus on the US." kata Tony Popovic, Pelatih Kepala Australia.

Kini Australia langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi pertandingan besar berikutnya melawan tim nasional Amerika Serikat demi mengamankan tiket menuju babak 32 besar.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author