Aviva Perluas Bisnis Model Guna Dorong Pertumbuhan Laba di FTSE 100
Perusahaan asuransi Aviva tengah mentransformasi model bisnisnya di bursa saham FTSE 100 Inggris dengan memperluas sektor manajemen kekayaan dan layanan pensiun guna memacu pertumbuhan laba jangka panjang secara berkelanjutan pada Rabu (17/6/2026). Langkah diversifikasi ini menandai fase baru bagi perusahaan yang selama bertahun-tahun hanya mengandalkan sektor asuransi konvensional dan pembagian dividen reguler bagi para investor sahamnya. Ekspansi tersebut didukung oleh akuisisi Direct Line serta peningkatan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk memperluas jangkauan operasional di luar bisnis asuransi umum.
Meskipun sektor asuransi tetap menjadi fondasi utama pendapatan, lini manajemen kekayaan dan produk pensiun kini diposisikan sebagai motor pertumbuhan baru bagi korporasi.
Integrasi lini bisnis ini memungkinkan Aviva melayani kebutuhan finansial dari total 25 juta nasabah yang mereka miliki dalam berbagai fase kehidupan keuangan mereka. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan per nasabah secara bertahap tanpa harus bergantung sepenuhnya pada akuisisi pelanggan baru.
Manajemen perusahaan menargetkan lebih dari 75 persen laba operasional bersumber dari bisnis padat modal rendah atau capital-light pada tahun 2028 mendatang. Jika target tersebut tercapai, fokus investor diproyeksikan bergeser pada pendapatan berbasis biaya yang berulang serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang lebih stabil.
Berbeda dengan asuransi umum yang fluktuatif akibat siklus harga dan klaim, sektor manajemen kekayaan mendapat keuntungan dari tren struktural jangka panjang berupa kontribusi pensiun di tempat kerja yang konsisten. Aviva saat ini mengamankan posisi kuat dalam skema pensiun kerja dan mencatatkan pertumbuhan aset yang lebih cepat dibandingkan rata-rata pasar sekuritas secara keseluruhan.