Badai Petir Ancam Prancis Pasca Gelombang Panas Ekstrem

Share

Prancis berisiko menghadapi badai petir hebat yang dipicu oleh pertemuan massa udara panas domestik dan massa udara dingin dari Samudra Atlantik setelah dilanda suhu ekstrem yang mendekati 40 derajat Celsius sejak awal pekan ini.

Kondisi cuaca ekstrem tersebut memicu kekhawatiran besar di kalangan ahli meteorologi karena potensi hujan sangat deras, hujan es besar, angin kencang, dan sambaran petir. Fenomena ini juga mengancam peralatan elektronik sensitif milik warga, termasuk televisi, akibat risiko lonjakan arus listrik atau surtensi.

Surtensi dapat merambat melalui kabel listrik ketika petir menyambar jalur listrik atau area di sekitarnya. Selain jaringan listrik, antena atau parabola yang terpasang tinggi di atap rumah serta kabel internet dan kotak TV juga menjadi jalur perambatan surtensi yang berisiko merusak komponen elektronik televisi.

Masyarakat disarankan untuk mencabut kabel perangkat elektronik dari stopkontak demi menjaga keamanan selama cuaca buruk berlangsung.

"À la maison, le risque direct (d’orages, ndlr) est faible si l’on reste à l’intérieur d’un bâtiment." kata Emmanuel Wesolek, Presiden Keraunos (Observatoire français des tornades et des orages violents).

Meskipun risiko langsung di dalam rumah tergolong rendah, tindakan pencegahan tetap diperlukan demi menghindari kerusakan akibat lonjakan daya pada peralatan yang terhubung ke jaringan kabel.

"d’éviter l’utilisation d’appareils reliés au réseau électrique ou à une ligne filaire pendant les épisodes orageux les plus intenses." ujar Emmanuel Wesolek.

Imbauan ini khususnya berlaku untuk peralatan yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap perubahan arus listrik mendadak.

"débrancher les équipements sensibles" tutur Emmanuel Wesolek.

Langkah mencabut perangkat sensitif tersebut sangat disarankan untuk mencegah kerusakan fatal akibat gangguan arus listrik yang dipicu oleh sambaran petir.

"éviter des dommages liés aux surtensions". pungkas Emmanuel Wesolek.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author