Bank Sentral Korea Peringatkan Tekanan Inflasi Imbas Bonus Pekerja TI
Bank Sentral Korea (BOK) memberikan peringatan mengenai potensi lonjakan tekanan inflasi di Korea Selatan akibat pembayaran bonus kinerja yang besar kepada para pekerja di industri teknologi nasional, seperti dilansir dari Detik Finance pada Minggu (21/6/2026).
Kenaikan harga energi akibat konflik Iran sebelumnya telah mendorong inflasi tahun ini, namun perbaikan pendapatan dan pertumbuhan upah yang meluas di sektor TI dikhawatirkan memicu efek domino. Saat ini, BOK memproyeksikan inflasi setahun penuh di Korea Selatan akan mencapai 2,7 persen, angka yang berada di atas target resmi mereka sebesar 2 persen.
Kekhawatiran ini muncul setelah adanya laporan pembayaran bonus masif kepada karyawan di raksasa cip seperti SK Hynix dan Samsung Electronics. SK Hynix mengalokasikan 10 persen laba operasionalnya untuk bonus, sementara pekerja Samsung menyetujui alokasi 10,5 persen dari laba operasional semikonduktor setelah sempat mengancam mogok kerja selama 18 hari pada Mei lalu.
Menurut perhitungan Reuters, seorang pekerja cip memori berpendapatan pokok 80 juta won diperkirakan menerima total bonus 626 juta won tahun ini. Sementara itu, karyawan SK Hynix berpotensi mengantongi bonus lebih dari 700 juta won jika perusahaan berhasil mencapai target laba tahunan sebesar 250 triliun won.
Pihak bank sentral menjelaskan bahwa bonus biasanya tidak berkontribusi besar pada tekanan permintaan karena bukan merupakan pendapatan permanen. Kendati demikian, situasi kali ini dinilai berbeda karena lonjakan bonus terjadi secara tidak biasa dan dalam skala yang sangat signifikan.
"Khususnya, karena bonus kinerja sektor TI baru-baru ini dibayarkan dalam skala yang sangat luar biasa, kemungkinan dampak aktualnya bisa lebih besar dari yang diperkirakan tidak dapat dikesampingkan," tambah pihak Bank Sentral Korea.
Pertumbuhan upah yang masif ini dikhawatirkan menyebar ke sektor ekonomi lain, sehingga secara signifikan akan meningkatkan tekanan inflasi dari sisi penawaran maupun permintaan di Korea Selatan.