Bareskrim Polri Tangkap Anak Buah Fredy Pratama di Malaysia

Share

Bareskrim Polri berhasil menangkap buron kasus narkoba bernama Frans Antony, yang merupakan anak buah dari gembong narkotika Fredy Pratama, pada Jumat (19/6/2026) setelah melarikan diri sejak tahun 2023.

Penangkapan terhadap Frans Antony dilakukan setelah dirinya terdeteksi masuk ke wilayah Malaysia secara ilegal usai berpindah-pindah tempat persembunyian di Thailand, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan bahwa tersangka merupakan residivis yang sebelumnya pernah terjerat kasus serupa pada tahun 2013 dan dijatuhi hukuman kurungan selama 8 bulan.

"Ia pernah dijatuhi hukuman 8 bulan penjara berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Banjarmasin nomor 798/pid.sus/2013/pn.bjm terkait pidana narkotika," terang Eko kepada wartawan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa rekam jejak tersebut membuktikan keterlibatan lama tersangka dalam jaringan peredaran gelap narkotika.

"Fakta ini menegaskan bahwa yang bersangkutan adalah residivis yang telah lama bergelut dalam dunia peredaran gelap narkoba," imbuhnya.

Selama masa pelariannya sejak tahun 2023, Frans Antony berupaya menghindari pengejaran aparat kepolisian dengan memanfaatkan wilayah di luar negeri.

"Frans Antony melarikan diri dengan cara berpindah-pindah tempat di Thailand," kata Eko.

Dalam proses persembunyiannya tersebut, tersangka diketahui mendapatkan bantuan dari jaringan lokal milik Fredy Pratama yang berada di Thailand.

"Dalam pelariannya, Frans Antony dibantu oleh orang suruhan dari Freddy Pratama yang merupakan WN Thailand. Frans Antonu sempat berpindah-pindah tempat mulai dari daerah Phatthanakan sampai akhirnya menetap kurang lebih selama 2 tahun di daerah Narasiri, Thailand," kata Eko.

Frans Antony dan Fredy Pratama diketahui memiliki hubungan pertemanan sejak menempuh pendidikan SMA di Kalimantan Selatan, sebelum Fredy memulai jaringan bisnis narkotika di Malang, Jawa Timur. Saat ini, Frans Antony telah tiba di gedung Bareskrim Polri Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif, sementara Fredy Pratama masih berstatus buron.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author