Chulabhorn Graduate Institute Buka Beasiswa S2 Thailand 2027
Chulabhorn Graduate Institute menawarkan peluang beasiswa S2 di Thailand melalui program CGI Post-graduate Scholarship 2027. Proses pendaftaran untuk program ini dibuka hingga tanggal 31 Agustus 2026.
Perguruan tinggi pascasarjana tersebut, seperti dikutip dari Detikcom, didirikan atas inisiatif Putri Chulabhorn Krom Phra Srisavangavadhana. Beliau merupakan anak bungsu dari mantan Raja Thailand Bhumibol Adulyadej (Rama IX) dan Ratu Sirikit.
Melalui program ini, pelamar dapat memilih sejumlah program gelar magister dalam bidang ilmu biologi terapan di CGI. Pilihan program yang tersedia meliputi S1 Kesehatan Lingkungan, S2 Toksikologi Lingkungan, dan S2 Ilmu Kimia.
Penerima beasiswa akan mendapatkan pembiayaan penuh yang mencakup berbagai kebutuhan akademik dan personal. Komponen biaya kuliah serta administrasi akademik lainnya ditanggung sepenuhnya oleh pihak penyelenggara.
Fasilitas tersebut meliputi biaya kredit, biaya laboratorium, biaya pendaftaran, biaya kelas penyegaran, hingga biaya tesis dan pembuatan dokumen tesis. Selain itu, disediakan pula tiket pesawat pergi-pulang (PP) dan biaya pengurusan visa.
Untuk keperluan sehari-hari, tunjangan yang diberikan mencakup tunjangan pemukiman pertama, tunjangan relokasi, akomodasi, uang saku bulanan, serta tunjangan buku. Skema perlindungan kesehatan berupa asuransi juga termasuk dalam fasilitas luar negeri ini.
Sebelum memulai masa kuliah, peserta wajib mengikuti kelas penyegaran atau refresher course selama 6 minggu yang dimulai pada Juni 2027. Setelah fase tersebut selesai, studi magister akan ditempuh selama 2 tahun mulai Agustus 2027.
Evaluasi terhadap kemajuan studi mahasiswa akan dilakukan setiap tahun secara berkala. Pihak kampus memiliki wewenang penuh untuk menghentikan pemberian beasiswa jika kinerja akademik tidak memenuhi ketentuan atau terjadi pelanggaran peraturan CGI.
Syarat Pendaftaran
Peminat program ini harus memenuhi kriteria usia di bawah 30 tahun saat mendaftar. Pelamar juga diwajibkan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 pada jenjang sarjana.
Latar belakang pendidikan S1 yang diterima mencakup bidang ilmu pengetahuan seperti kimia, biologi, ilmu biologi, biologi molekuler, dan ilmu lingkungan. Bidang ilmu kedokteran yang mencakup kedokteran dan teknologi kedokteran, serta farmasi atau ilmu farmasi juga dapat mendaftar.
Pelamar dari bidang studi lain yang masih berkaitan tetap diberikan kesempatan untuk mengajukan aplikasi. Syarat mutlak lainnya adalah memiliki pengalaman langsung dalam penelitian di laboratorium ilmiah.
Kemampuan berbahasa Inggris menjadi poin penting, dengan prioritas bagi pemilik sertifikat TOEFL atau IELTS. Surat resmi dari universitas asal yang menyatakan bahasa Inggris sebagai pengantar kuliah juga dapat digunakan sebagai bukti alternatif.
Setiap pendaftar wajib menyusun statement terkait tujuan serta minat mendalam pada riset biologi terapan. Bidang fokus riset tersebut meliputi kesehatan lingkungan, toksikologi lingkungan, atau ilmu kimia.
Dokumen yang Diperlukan
Berkas administrasi yang harus disiapkan meliputi salinan transkrip akademik jenjang sarjana yang telah dilegalisasi secara lengkap. Pelamar juga harus melampirkan tiga buah surat rekomendasi dari pihak yang relevan.
Dokumen berikutnya adalah pernyataan tujuan dan minat studi atau statement of purpose. Pendaftar juga wajib menyertakan laporan riwayat medis sesuai dengan format resmi yang diunduh dari laman beasiswa beserta dokumen pendukung lain.
Jadwal Pelaksanaan Seleksi
Masa pendaftaran daring dibuka dari tanggal 15 Mei hingga 31 Agustus 2026. Tahapan berikutnya adalah pengumuman hasil seleksi yang dijadwalkan keluar sekitar bulan Januari 2027.
Peserta yang lolos akan mengikuti tahapan refresher course pada bulan Juni 2027. Perkuliahan resmi untuk mahasiswa baru angkatan ini akan dimulai pada bulan Agustus 2027.