Belasan Ribu Wisatawan Padati Taman Margasatwa Ragunan
Sebanyak 15.000 wisatawan mulai memadati kawasan Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan untuk mengisi waktu senggang menjelang masa libur sekolah pada Minggu, 21 Juni 2026.
Data registrasi hingga pukul 09.00 WIB mencatat arus kedatangan pengunjung terus mengalir, dan pihak pengelola memproyeksikan pergerakan ini akan berlangsung hingga jam operasional tutup pada pukul 16.00 WIB. Peningkatan aktivitas wisata tersebut bahkan sudah teramati sejak awal pekan.
Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang mengonfirmasi ramainya situasi di area konservasi tersebut sejak pagi hari.
"Untuk hari ini, sementara sudah ada 15.000 (pengunjung) pada jam 09.00 pagi, ya. Ini memang sepertinya suasana liburan sekolah sudah mulai terasa, walaupun sebenarnya secara resmi belum, tetapi menjelang liburan sekolah ini, Ragunan sudah terasa ramai sekali pengunjungnya meriah," ujar Wahyudi Bambang, Humas Taman Margasatwa Ragunan.
Pihak pengelola mencatat tren kunjungan ini berbeda dengan momentum libur nasional 1 Muharam sebelumnya yang mencatatkan puluhan ribu orang sejak pagi.
"Pada pukul 08.45, jumlah pengunjung yang datang sudah mencapai 9.219 orang, terdiri dari 7.341 orang dewasa dan 1.878 anak-anak. Hingga siang ini, jumlah wisatawan terus mengalami peningkatan," ujar Wahyudi Bambang, Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan pada hari Selasa saat momen libur 1 Muharam.
Secara keseluruhan pada tengah hari libur nasional tersebut, total pengunjung mencapai 25.675 orang dengan rincian 19.532 orang dewasa dan 6.143 anak-anak.
"Terus mengalami peningkatan" ujar Wahyudi Bambang, Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan secara singkat mengenai tren kunjungan pelancong.
Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan rombongan, manajemen Ragunan telah berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengatur kelancaran arus lalu lintas di sekitar wilayah Pasar Minggu.
"Apabila terjadi lonjakan yang signifikan, kami telah menyiapkan sejumlah alternatif. Kami juga bekerja sama dengan berbagai unsur terkait untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar," terang Wahyudi Bambang, Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan.
Selain pengaturan lalu lintas, manajemen juga mengimbau para pengunjung untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama berada di dalam area wisata.
"Tingkatkan kewaspadaan, terutama terhadap keamanan anak-anak, menjaga barang bawaan, serta membuang sampah pada tempatnya demi kenyamanan bersama," ucap Wahyudi Bambang, Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan.
Daya tarik Ragunan sebagai pusat edukasi satwa dengan harga terjangkau menjadi alasan utama bagi para orang tua untuk mengajak anak-anak mereka melihat fauna berukuran besar.
"Baru lihat burung merak dan gajah. Ini mau explore lagi ke tempat lain. Ke Ragunan karena ingin mengenalkan anak pada satwa, jadi biar dia tahu hewan-hewan yang lain," ungkap Yola, salah seorang pengunjung asal Karawang.
Fasilitas pendukung yang memadai serta tata letak kawasan yang rapi turut menjadi alasan bagi masyarakat di wilayah Jabodetabek untuk menjadikan lokasi ini sebagai tujuan utama pengisian waktu libur.
"Anak saya selalu senang jika diajak ke sini. Apalagi bisa melihat berbagai satwa yang menarik, seperti orang utan dan hewan lainnya. Selain itu, kawasan Ragunan juga tertata rapi dan informasi yang tersedia mudah dipahami pengunjung," tandas Yura, salah seorang wisatawan lainnya kepada Beritajakarta.id.