Bentrok Suporter Torino dan Juventus Picu Kericuhan Jelang Derby della Mole
Kericuhan besar pecah di luar Stadion Grande Torino ketika kelompok suporter Juventus dan Torino terlibat bentrok fisik menjelang pertandingan pekan ke-38 Serie A pada Minggu, 24 Mei 2026.
Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi setelah konvoi besar pendukung Juventus mencoba menyerang basis suporter Torino yang sedang berkumpul di kawasan Filadelfia sekitar pukul 17.30 waktu setempat.
Aksi saling lempar batu, petasan, dan gas air mata tidak terhindarkan sebelum polisi berhasil membuat barikade pemisah untuk membubarkan massa yang bertikai.
Dilansir dari Gazzetta.it, intervensi keras dari pihak keamanan berujung pada penangkapan delapan orang oknum suporter Juventus yang terbukti melakukan kontak fisik langsung dengan pendukung tim tuan rumah.
Berdasarkan laporan kantor berita ANSA melalui Mattino Padova, bentrokan susulan kembali terjadi di area luar stadion sehingga memaksa petugas melepaskan tembakan gas air mata tambahan guna mencegah dampak yang lebih fatal.
Insiden ini mengakibatkan sejumlah korban luka, termasuk beberapa personel kepolisian, serta satu orang suporter yang dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi luka parah namun dinyatakan tidak berada dalam kondisi kritis.
Situasi sempat memanas di dalam stadion saat sesi pemanasan ketika kelompok ultras Juventus mendesak para pemain mereka untuk membatalkan pertandingan sebagai bentuk solidaritas atas korban yang terluka parah.
Meski diwarnai ketegangan luar biasa di luar lapangan, sisa rombongan besar suporter tim tamu tetap dikawal ketat oleh petugas untuk memasuki tribun penonton.
Pertandingan bertajuk Derby della Mole edisi ke-162 di Serie A ini menjadi laga krusial bagi kedua tim, di mana Juventus asuhan Luciano Spalletti wajib menang demi menjaga peluang lolos ke Liga Champions.
Di sisi lain, Torino yang kini ditangani oleh Roberto D'Aversa hanya membutuhkan tambahan satu poin untuk melampaui rekor perolehan 44 poin mereka dari musim lalu.