Bill Gates Bersaksi Terkait Pemerasan oleh Jeffrey Epstein

Share

Pendiri Microsoft Bill Gates memberikan kesaksian di hadapan Komite Pengawasan DPR Amerika Serikat pada Senin (15/6/2026) mengenai upaya pemerasan yang dilakukan mendiang predator seksual Jeffrey Epstein terkait informasi perselingkuhan masa lalunya.

Pertemuan yang berlangsung selama berjam-jam di balik pintu tertutup tersebut membahas interaksi masa lalu antara Gates dan Epstein, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Gates menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam aktivitas kriminal Epstein.

"I tidak pernah menyaksikan atau mendapat indikasi Epstein terlibat dalam perilaku kriminal yang berkelanjutan. Saya tidak pernah pergi ke pulaunya, peternakannya, atau rumahnya di Florida. Saya tidak pernah menyakiti siapa pun," kata Bill Gates dalam ucapan pembukanya.

Meskipun Epstein berusaha menjalin hubungan pribadi yang lebih dekat, Gates mengaku tidak pernah tertarik untuk merespons hal tersebut. Gates mengakui bahwa Epstein telah mengantongi rincian rahasia mengenai hubungan terlarangnya dengan seorang perempuan Rusia saat ia masih terikat pernikahan dengan Melinda French.

"Saya mengetahui – Epstein telah mengetahui informasi sensitif tentang kehidupan pribadi saya, termasuk fakta bahwa saya telah tidak setia dalam pernikahan saya. Perselingkuhan ini tidak ada hubungannya dengan interaksi saya dengan Epstein, tetapi hal itu menyakitkan bagi keluarga saya," tutur Gates.

Pertemuan awal Gates dengan Epstein terjadi pada tahun 2011 melalui sebuah perkenalan. Saat itu, Epstein menjanjikan komitmen untuk mengumpulkan dana bantuan kesehatan global senilai miliaran dolar.

"Saya ingat mengetahui bahwa Epstein pernah menghadapi masalah hukum sebelumnya, tetapi saya tidak sepenuhnya memahami sejauh mana kejahatan yang dilakukannya. Saya menerima perkenalan itu tanpa melakukan pengawasan yang seharusnya," katanya kepada para anggota parlemen.

Interaksi antara keduanya diklaim berjalan sangat terbatas hingga komunikasi tersebut diputus sepenuhnya oleh Gates pada Desember 2014. Setelah pemutusan kontak tersebut, Epstein dituduh menyisipkan kebohongan dan memanfaatkan informasi perselingkuhan Gates untuk melakukan penekanan.

"Dia gagal dalam upaya ini, tetapi ini menunjukkan beberapa cara yang dia coba untuk memanfaatkan interaksinya dengan saya untuk memajukan agendanya. Seharusnya saya tidak pernah bertemu dengan Epstein sejak awal," sesal Gates.

Usai memberikan keterangan, Gates meninggalkan gedung pemeriksaan tanpa menjawab pertanyaan dari para jurnalis dan demonstran. Melalui pernyataan tertulis, ia menyatakan komitmennya untuk membantu penegasan keadilan bagi seluruh korban.

"Saya mendukung pelepasan semua berkas dan berharap partisipasi saya berkontribusi untuk mendapatkan keadilan bagi para korban," tegas Gates.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author