Bojan Hodak Mundur dari Pelatih Persib dan Anaknya Perkuat Timnas Malaysia U-19
Ajang Piala AFF U-19 2026 menghadirkan kejutan menarik dengan pemanggilan putra dari Bojan Hodak untuk memperkuat Timnas Malaysia U-19. Turnamen antarnegara Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung di Medan, Sumatra Utara, pada 1–14 Juni 2026 dengan melibatkan 11 negara peserta.
Seperti dikutip dari Bola, Indonesia selaku tuan rumah menempati Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste. Pada peta persaingan lain, Grup B bakal mempertemukan Malaysia, Thailand, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Sosok muda yang menjadi sorotan adalah Luka Jordy Hodak. Pemuda berusia 17 tahun yang lahir di Damansara, Malaysia pada 30 September 2008 ini memegang paspor Malaysia dan kini tengah berkarier di Liga Kroasia bersama tim muda NK Trnje FC sejak 14 Januari 2025.
Pemanggilan sang anak ke skuad nasional memicu rasa bangga dari sang ayah, Bojan Hodak. Meski demikian, mantan juru taktik Persib Bandung tersebut menegaskan bahwa putranya harus berjuang mandiri demi mengamankan posisi di tim tanpa fasilitas khusus.
"Tentu saja, Anda merasa bangga ketika anak Anda dipanggil ke tim nasional, tetapi ia masih perlu membuktikan dirinya," tutur Bojan Hodak dikutip dari The Star, Kamis (28/5/2026).
"Saya tidak ingin siapa pun memandangnya berbeda. Dia hanyalah salah satu pemain di sana," lanjut pelatih berusia 55 tahun.
Bakat sepak bola Luka terus ditempa melalui ekosistem kompetisi di Kroasia. Sebelum berseragam NK Trnje Zagreb, ia tercatat pernah menimba ilmu sepak bola di beberapa tim seperti Kustosija U-17, NK Ponikve, dan NK Zagreb U-17.
"Jika dia cukup bagus, dia akan berada di tim. Jika dia tidak cukup bagus, maka dia tidak akan berada di tim. Saya tidak ingin ada yang menekannya atau memberinya hak istimewa karena dia adalah putra saya," kata Bojan Hodak.
Bojan menilai kesempatan mengenakan seragam Harimau Malaya muda menjadi momentum krusial bagi perkembangan fisik dan kematangan bermain sang anak.
"Dia sedikit terlambat dalam perkembangan dan masih bertubuh kecil. Dia juga satu tahun lebih muda dari pemain lain di skuad U-19, jadi ini akan menjadi pengalaman yang bagus untuk masa depannya," pungkasnya.
Di saat sang putra memulai langkah di panggung internasional, keputusan besar justru diambil oleh Bojan Hodak di level klub. Pria asal Kroasia tersebut secara mengejutkan memilih mundur dari posisi pelatih kepala Persib Bandung setelah kompetisi BRI Super League 2025/2026 berakhir.
Pengunduran diri ini mengakhiri era kepelatihan impresif Bojan bersama Pangeran Biru. Di bawah arahannya, Persib sukses menancapkan dominasi kuat di kompetisi domestik hingga berhasil mencetak hattrick gelar juara Liga Indonesia.
Walau tidak lagi meramu taktik di pinggir lapangan, Bojan dipastikan tetap berada di lingkungan manajemen internal Maung Bandung. Ia mendapatkan mandat baru sebagai shareholder group technical advisor guna mengawal stabilitas dan kontinuitas prestasi klub ke depan.