Timnas Brasil Tahan Imbang Maroko pada Piala Dunia 2026
Tim nasional Brasil bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada pertandingan pertama Grup C Piala Dunia di MetLife Stadium pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Hasil tersebut memicu gelombang protes dari para pendukung Selecao di media sosial setelah pelatih Carlo Ancelotti memilih untuk tidak menurunkan penyerang muda Endrick dalam laga tersebut.
Ancelotti justru memasukkan Danilo, Fabinho, Matheus Cunha, Danilo Santos, dan Luiz Henrique sebagai pemain pengganti dalam laga pembuka grup ini.
Keputusan sang pelatih yang lebih memilih memasukkan pemain berposisi gelandang bertahan, bek sayap, dan penyerang lain memicu kritik tajam dari suporter yang menganggap Endrick sebagai talenta terbesar Brasil saat ini.
Isaac Bayma melalui akun Twitter miliknya menyampaikan kritik keras terhadap pergantian pemain yang dilakukan oleh sang pelatih asal Italia tersebut.
"Ancelotti foi burro. Queimou a substituição no Mateus Cunha e não botou o Endrick no jogo" ujar Isaac Bayma.
Pendukung lain bernama gui juga menyuarakan harapannya agar penyerang berusia 19 tahun itu segera mendapatkan tempat utama di tim nasional.
"Endrick é titular. Espero que Ancelotti perceba logo" kata gui.
Selain itu, netizen bernama matheus menilai Ancelotti sengaja menahan pergantian tersebut demi mengamankan skor imbang.
"tentando garantir o empate, ancelotti não colocou o endrick." tutur matheus.
Desakan agar sang pelatih memainkan bintang Real Madrid tersebut juga diserukan oleh Ana Cabett melalui sebuah unggahan tagar.
"Pelo amor de Deus, Ancelotti, coloca o Endrick!!!! #BRAxMAR" kata Ana Cabett.
Suporter bernama dani turut mempertanyakan keputusan tim kepelatihan yang belum memberikan kesempatan bermain kepada penyerang muda itu.
"tem que pedir pq o ancelotti não coloca o endrick cara o mlk precisa fazer mais o que pra ter espaço" ujar dani.
Maroko sempat memimpin lebih dulu pada menit ke-21 melalui gol Saibari setelah memanfaatkan kesalahan antisipasi dari bek Brasil, Gabriel Magalhaes.
Brasil kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-32 melalui sepakan terarah Vinicius Junior setelah menerima umpan matang dari Bruno Guimarães.
Pada babak kedua, tempo permainan menurun akibat kelelahan fisik skuad Maroko, sementara Brasil gagal menembus lini pertahanan lawan hingga peluit panjang berbunyi.