BRIN Agendakan Safari ke Parpol Pantau Pembenahan Internal
Tim Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadwalkan safari ke sejumlah partai politik pada tahun 2026 untuk memantau langsung langkah pembenahan internal. Agenda ini disusun setelah adanya ketidakselarasan antara tertib organisasi parpol dan perolehan suara pemilu.
Kunjungan tersebut membayangi perjalanan dua tahun pasca-peluncuran Indeks Pelembagaan Partai Politik yang dirilis BRIN pada pertengahan 2024. Dilansir dari Kompas.id, data indeks tersebut menunjukkan nilai rata-rata nasional parpol berada di kategori sedang dengan angka 74,16.
Pengukuran indeks didasarkan pada tiga dimensi utama internal partai. Dimensi kemandirian meraih skor tertinggi sebesar 93,05, disusul dimensi infusi nilai dengan angka 71,60, sementara dimensi derajat kesisteman mencatat skor terendah yaitu hanya 57,81.
Berdasarkan pemetaan kelembagaan parpol dari riset tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menempati peringkat teratas. Sementara itu, posisi paling bawah ditempati oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
| Peringkat | Partai Politik | Skor Kelembagaan |
|---|---|---|
| 1 | Partai Keadilan Sejahtera (PKS) | 88,65 |
| 2 | Partai Nasdem | 83,14 |
| 3 | Partai Amanat Nasional (PAN) | 79,87 |
| 4 | Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) | 76,72 |
| 5 | Partai Golkar | 68,83 |
| 6 | Partai Demokrat | 68,54 |
| 7 | Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) | 67,65 |
| 8 | Partai Gerindra | 67,08 |
| 9 | Partai Persatuan Pembangunan (PPP) | 66,92 |
Ketidakselarasan antara kelembagaan dan elektabilitas terlihat jelas pada perbandingan capaian parpol. PKS selaku pemilik skor tertinggi hanya meraup 8,42 persen suara atau setara 53 kursi DPR pada Pemilu 2024.
Sebaliknya, Partai Gerindra yang berada di papan bawah justru sukses mengamankan 13,22 persen suara dengan 86 kursi DPR. Partai Gerindra sekaligus berhasil memenangkan Pemilu Presiden 2024.