Bule Jerman Jual Pancake Eierkuchen Viral di Kemayoran Mulai Rp 10 Ribu
Kuliner khas Jerman kini semakin mudah ditemukan di Jakarta. Kudapan berupa pancake tradisional ini dibuat langsung oleh warga negara asli Jerman dengan menawarkan beragam variasi isian serta harga yang ramah di kantong.
Menu yang dijajakan merupakan Eierkuchen, yaitu pancake tradisional Jerman. Adonannya diracik menggunakan campuran telur, tepung, susu, mentega, baking powder, gula, dan garam yang kemudian dimasak di atas wajan, digulung, lalu disajikan bersama pilihan topping.
Dilansir dari Detik Food, gerai gerobak sederhana bernama German Pancake House ini menarik perhatian besar dari masyarakat. Hidangan otentik tersebut dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yakni berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 15.000 saja per buah.
Usaha kuliner ini sebenarnya sudah berjalan sejak tahun lalu, namun baru menjadi viral belakangan ini. Saat ini, German Pancake House melayani pembeli di dua lokasi berbeda di wilayah Jakarta.
Lokasi pertama berada di kawasan Sumur Batu yang beroperasi setiap Selasa sampai Sabtu mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB. Lokasi kedua terletak di Masjid Akbar Kemayoran yang buka setiap Selasa sampai Minggu pukul 16.00 hingga 21.00 WIB, serta Minggu pagi pukul 06.00 hingga 11.00 WIB.
Tingginya antusiasme pembeli membuat dagangan ini cepat habis. Pada lokasi di Sumur Batu, antrean bahkan sudah mengular sejak pukul 05.00 subuh, sehingga hidangan seringkali sudah ludes terjual pada pukul 09.30 pagi.
Proses Pembuatan dan Karakteristik Adonan
Seluruh proses resep di gerai ini ditangani sendiri oleh pemiliknya yang merupakan mantan pekerja perusahaan di Jerman. Ia memiliki hobi baking dan mendapatkan resep asli tersebut dari ibunya, dengan sedikit modifikasi agar sesuai dengan bahan-bahan di Indonesia.
Proses memasak setiap porsi membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 5 menit di wajan teflon dengan sedikit minyak hingga pinggirannya kecokelatan. Berbeda dengan varian Amerika yang tebal dan kecil, pancake Jerman ini berbentuk lebar mirip crepes Prancis namun tetap lembut dan lembap.
Rasa dasar adonannya cenderung gurih dengan sentuhan garam tanpa rasa manis mentega. Karakter rasa ini sengaja dibuat agar berpadu sempurna saat dikombinasikan dengan berbagai macam topping pilihan konsumen.
Pilihan Varian Menu dan Topping
Setiap pembelian satu porsi pancake sudah mendapatkan gratis satu topping pilihan yang terdiri dari cokelat, tiramisu, susu, atau stroberi. Modifikasi topping sengaja disesuaikan agar harga jual tetap murah bagi masyarakat Jakarta.
"Di Jerman ini biasanya pakai topping buah-buahan atau es krim. Tapi di sini kita gak pake karena harganya akan jadi lebih mahal," ujar pemilik German Pancake House.
Menu yang tersedia di antaranya adalah pancake gula topping susu seharga Rp 10.000 yang memadukan isian gula pasir dengan susu kental manis. Selain itu, ada varian kayu manis topping cokelat seharga Rp 10.000 yang menonjolkan aroma rempah ringan yang khas.
Pembeli juga bisa memilih varian gurih manis seperti pancake cokelat keju seharga Rp Rp 15.000 yang menggunakan parutan keju melimpah. Pilihan lainnya meliputi varian stroberi seharga Rp 12.000 dengan saus kental yang sedikit asam, serta varian pancake keju topping tiramisu yang menghadirkan perpaduan rasa gurih dan sedikit pahit.
Semenjak viral di media sosial, permintaan harian melonjak drastis. Kini sang pemilik mampu memproduksi dan menjual lebih dari 100 lembar pancake dalam sehari kepada para pelanggan yang datang.