Calvin Dores Alami Serangan Jantung Akibat Kelelahan dan Stres

Share

Kabar kurang menyenangkan datang dari keluarga mendiang musisi legendaris Deddy Dores. Seperti diberitakan oleh Detik Hot, putra almarhum yang bernama Calvin Dores saat ini sedang berjuang melewati masa kritis akibat serangan jantung.

Kondisi kesehatan Calvin menurun drastis hingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Sang ibu, Dagmar Clara, senantiasa mendampingi sang putra di fasilitas kesehatan yang berlokasi di kawasan Veteran, Jakarta Selatan tersebut.

Masalah kesehatan yang menyerang organ vital Calvin ini diduga kuat muncul karena akumulasi faktor kelelahan fisik. Selain itu, tekanan psikologis yang berat serta faktor genetik dari keluarga disinyalir menjadi pemicu utama serangan tersebut.

Kondisi kesehatan mental Calvin kabarnya juga sempat terganggu akibat banyaknya komentar negatif yang dilayangkan oleh netizen di media sosial. Hal ini memperburuk keadaan sebelum akhirnya ia tumbang dan dilarikan ke rumah sakit.

Dagmar Clara sangat berharap ada mukjizat bagi kesembuhan putranya agar tidak perlu melewati tindakan medis yang berat seperti operasi besar. Ia mengkhawatirkan kondisi anak-anak Calvin yang saat ini masih sangat kecil.

"Saya minta doanya dari teman-teman media semua, supaya Calvin ini diberikan mukjizat dari Tuhan, diberikan kesembuhan. Gak usah operasi, gak usah ada pasang-pasang ring. Saya kasihan lihat anak-anaknya masih kecil-kecil," kata Dagmar Clara.

Penyakit jantung rupanya bukan hal baru dalam silsilah keluarga mereka. Riwayat medis menunjukkan bahwa mendiang Deddy Dores dan Dagmar sendiri memiliki catatan gangguan kesehatan pada organ yang sama.

Penurunan kondisi fisik Calvin juga dipicu oleh beban kerja yang berat demi memenuhi kebutuhan finansial keluarga. Beban pikiran yang menumpuk membuat kondisi tubuhnya semakin rentan terhadap serangan penyakit.

"Memang dokter bilang kan kalau jantung itu kan menurun. Saya juga kena jantung kan, Papa saya jantung, almarhum. Jadi keluarga saya tuh rata-rata jantung sih. Ya luar biasalah saya, saya sih berharapnya mudah-mudahan nih Kelvin hanya serangan karena dia capek, ya kan, karena dia mungkin di posisi yang stres juga. Kan karena netizen banyak juga kan yang ngomong-ngomong negatif ya soal dia," tuturnya.

Di balik ketegarannya merawat sang putra, Dagmar Clara ternyata juga sedang menghadapi ujian kesehatan pribadi yang cukup berat. Selama tiga tahun terakhir, ia mengeluhkan gejala fisik yang belum diketahui pasti penyebab medisnya.

Dagmar merasakan sensasi seperti terbakar pada area mulutnya serta mengalami pembengkakan pada bagian perut. Kendati demikian, ia memilih mengesampingkan rasa sakitnya demi fokus pada pemulihan Calvin.

"Tuhan kalau sudah berikan ujian, saya terima. Saya dikasih sakit yang masih belum jelas ya sakit apa sebenarnya selain jantung yang sudah ada ring. Mulut yang selalu kebakar selama 3 tahun ini. Perut yang makin membesar terus sampai kalau orang ketemu saya tuh, 'Dag, lo hamil?' Itu saya bisa terima. Maksud saya Tuhan, jangan kasih anak-anak saya sakit," terangnya.

Walaupun merasa tenaganya sudah terkuras habis menghadapi cobaan yang datang bertubi-tubi, Dagmar menegaskan dirinya tidak akan menyerah. Ia berkomitmen untuk tetap kuat menjadi pelindung dan sandaran utama bagi anak-anaknya.

"Hilang saya kayak suara, tenaga, kekuatan, kayaknya hampir hilang gitu, Mbak. Tapi saya di hati kecil saya paling dalam, saya gak mau menyerah. Saya harus kuat, saya garda terdepan untuk anak-anak saya. Apa pun itu, saya harus kuat walaupun hidup tanpa suami, gak apa-apa. Saya cuma percaya satu, Tuhan gak akan pernah ninggalin saya," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author