13 Cara Memanfaatkan Ampas Kopi untuk Kebutuhan Rumah Tangga
Published
·
36 Reads
Sisa bubuk atau ampas kopi yang biasanya dibuang ke tempat sampah ternyata memiliki banyak manfaat untuk kehidupan sehari-hari, mulai dari merawat tanaman, membersihkan peralatan rumah tangga, hingga perawatan kecantikan. Mengutip Healthline, berikut adalah 13 cara memanfaatkan ampas kopi di rumah.
- Untuk menyuburkan tanaman — Ampas kopi mengandung berbagai senyawa bioaktif dan bahan organik yang dapat meningkatkan nutrisi tanah. Cara menggunakannya cukup dengan menaburkan ampas kopi secukupnya di permukaan tanah sekitar tanaman lalu mencampurnya secara ringan.
- Dijadikan kompos — Campuran kompos dengan kandungan ampas kopi 40 persen dapat menghasilkan kualitas baik sekaligus emisi gas rumah kaca yang rendah. Ampas kopi bisa dicampur dengan bahan organik lain seperti rumput, daun kering, dan kulit telur, tetapi hindari memasukkan daging, ikan, atau minyak.
- Bantu mengusir serangga dan hama — Senyawa dalam kopi berpotensi membantu mengusir semut dan nyamuk. Cukup taburkan ampas kopi yang masih lembap di area yang sering menjadi tempat berkumpulnya serangga.
- Bantu atasi kutu pada hewan peliharaan — Ampas kopi dapat digosokkan perlahan pada bulu hewan setelah dimandikan dengan sampo lalu dibilas hingga bersih untuk membantu mengusir kutu secara eksternal. Pastikan ampas kopi tidak tertelan oleh hewan peliharaan.
- Menetralisir bau tidak sedap — Ampas kopi bisa diletakkan di dalam mangkuk kecil untuk menyerap bau kulkas, atau dimasukkan ke dalam kaus kaki bekas untuk ditempatkan di laci, kamar tidur, hingga bawah jok mobil.
- Jadi bahan pembersih alami — Tekstur ampas kopi yang agak kasar dapat digunakan untuk menggosok kotoran pada permukaan keras seperti wastafel, peralatan masak, atau pemanggang. Hindari penggunaan pada permukaan berpori agar tidak meninggalkan noda.
- Pembersih panci dan wajan — Kerak atau sisa makanan yang mengering pada dasar panci dan wajan bisa dibersihkan dengan menaburkan sedikit ampas kopi lalu menggosoknya secara perlahan sebelum dicuci bersih.
- Eksfoliasi kulit — Ampas kopi dapat dicampur dengan sedikit air atau madu untuk dijadikan scrub alami yang membantu mengangkat sel kulit mati pada tubuh maupun bibir. Gunakan secara lembut dan hati-hati agar tidak memicu iritasi.
- Bantu menyamarkan tampilan selulit — Kandungan kafein pada kopi diduga dapat meningkatkan aliran darah sehingga tampilan selulit tampak lebih samar sementara. Campurkan ampas kopi dengan air atau minyak kelapa lalu gosokkan perlahan pada area selulit selama 10 menit.
- Bikin daging lebih empuk — Asam dan enzim alami dalam kopi membantu memecah serat serta protein daging. Ampas kopi bisa dijadikan campuran bumbu kering (dry rub) atau diseduh kembali untuk dijadikan cairan marinasi daging selama 24 jam.
- Bantu merawat rambut — Pijatkan segenggam ampas kopi pada kulit kepala dan rambut selama beberapa menit sebelum keramas untuk membantu mendukung pertumbuhan rambut serta merawat kulit kepala.
- Bantu mengurangi tampilan lingkaran hitam di bawah mata — Campuran ampas kopi dengan air atau minyak kelapa dapat dioleskan pada area bawah mata selama 10 menit untuk membantu mengurangi pembengkakan dan lingkaran hitam. Pastikan adonan tidak masuk ke dalam mata.
- Menyamarkan goresan pada furnitur kayu — Oleskan pasta ampas kopi yang dicampur sedikit air menggunakan cotton bud pada bagian kayu berwarna cokelat yang tergores. Diamkan 5 sampai 10 menit sebelum dilap menggunakan kain bersih.
Selain untuk kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh, ampas kopi juga dapat digunakan dalam jumlah wajar untuk resep masakan, namun hindari konsumsi berlebihan karena kandungan cafestol dan kahweol di dalamnya dapat memengaruhi kadar kolesterol.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author