Carlo Ancelotti Bela Pemain Real Madrid dan Dukung Jose Mourinho

Share

Tuduhan miring mengenai situasi internal Real Madrid akhirnya mendapat respons tegas. Mantan pelatih Los Blancos yang kini menangani Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan pembelaan keras terhadap para pemain Madrid.

Seperti dikutip dari Bola yang melansir wawancara panjang bersama The Athletic, Ancelotti menepis anggapan bahwa para pemain bertindak sesuka hati. Dirinya menilai narasi yang menyebut skuad Madrid mengabaikan arahan taktik staf pelatih adalah keliru dan tidak adil.

Selain memberikan pembelaan, Ancelotti mendukung penuh kemungkinan kembalinya Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu musim depan. Posisi tersebut dinyatakan secara tegas di tengah spekulasi yang kian menguat terkait masa depan pelatih asal Portugal itu.

Isu mengenai kurangnya disiplin dan ketidakpatuhan pemain Real Madrid terhadap instruksi taktik sudah lama beredar. Ancelotti memilih momen ini untuk membantah tudingan tersebut satu per satu sembari menjelaskan pendekatannya selama di Bernabeu.

"Kesan yang beredar adalah pemain Real Madrid melakukan apa yang mereka mau. Itu tidak benar. Itu omong kosong belaka.

Tidak benar! Para pemain, ketika saya ada di sana, saya punya ide dan saya selalu berusaha mendiskusikannya bersama mereka untuk melihat apakah mereka setuju atau tidak. Kami bahkan melakukan itu di final Liga Champions," kata Ancelotti.

"Ketika saya punya ide, pemain harus menjadi bagian dari itu. Saya tidak ingin memaksakan strategi. Tapi bukan berarti kami tidak punya strategi," ucapnya.

Ancelotti juga menegaskan bahwa kesuksesan raksasa Spanyol tersebut bukan sebuah kebetulan. Prestasi yang diraih merupakan buah dari rencana terstruktur yang dijalankan secara sungguh-sungguh oleh seluruh elemen tim.

"Kami punya strategi, dan strategi yang solid, karena kami memenangkan dua Liga Champions dalam empat tahun, dan para pemain sangat fokus mengikutinya dan berpegang pada rencana. Anggapan bahwa Real Madrid tidak mau mengikuti strategi itu tidak benar," tegasnya.

Masa Transisi Skuad dan Dukungan untuk Mourinho

Di samping persoalan taktik, Ancelotti mengakui Real Madrid sedang melewati masa transisi yang berat. Kehilangan sejumlah pilar senior berpengaruh dalam beberapa tahun terakhir dinilai menjadi akar dari persoalan yang dihadapi klub saat ini.

Kepergian Casemiro, Toni Kroos, Luka Modric, Karim Benzema, dan Nacho Fernandez meninggalkan lubang besar. Dampaknya tidak hanya terasa pada kualitas teknis permainan, tetapi juga pada aspek kepemimpinan dan atmosfer di dalam ruang ganti.

"Kesulitan Real Madrid adalah generasi pemain yang lebih tua perlu dibangun kembali. Dalam beberapa tahun terakhir, Real Madrid kehilangan beberapa pemain yang sangat penting: Casemiro, Kroos, Modric, Benzema, dan Nacho. Atmosfer di dalam skuad itu penting. Atmosfer itu datang dari pemain-pemain seperti mereka, yang punya lebih banyak karakter, kepribadian, dan kepemimpinan," kata Ancelotti.

Menurutnya, Real Madrid membutuhkan waktu untuk membangun kembali atmosfer internal yang pernah membawa begitu banyak kesuksesan. Terkait rumor kembalinya Mourinho, Ancelotti tidak ragu untuk memberikan keberpihakannya secara jelas.

"Saya sangat senang bahwa ia akan kembali ke Real Madrid. Ia bisa melakukan pekerjaan yang luar biasa, seperti yang selalu ia lakukan di setiap klub yang pernah ia tangani," ucap Ancelotti.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author