CEO Anker Sebut Tren Power Bank Bakal Mati Beberapa Tahun Lagi
Aksesoris pengisi daya portabel atau power bank diprediksi memiliki siklus hidup yang relatif singkat. Perangkat pendukung mobilitas gadget sehari-hari ini diperkirakan bakal tergusur oleh pesatnya kemajuan teknologi di masa depan.
Prediksi mengejutkan ini datang langsung dari CEO Anker, Meng Yang, dalam sebuah sesi wawancara baru-baru ini. Seperti dilansir dari Gadget, ia menyatakan bahwa kategori produk power bank kemungkinan besar tidak akan berkembang menjadi lini bisnis yang bernilai hingga ratusan miliar yuan.
Bahkan, Meng Yang menyebut ada potensi era perangkat pengisi daya portabel ini akan berakhir dalam beberapa tahun mendatang. Pandangan ini tergolong tidak biasa mengingat Anker merupakan korporasi teknologi yang gencar memproduksi pengisi daya portabel sejak tahun 2011.
Anker sebenarnya mencatatkan rekam jejak positif dalam bisnis ini hingga berhasil merambah pasar luar negeri. Namun, fokus bisnis perusahaan tersebut telah mengalami transformasi yang cukup signifikan selama bertahun-tahun.
Berdasarkan data keuangan publik yang dikutip dari Gizmochina, Anker membukukan pendapatan sebesar 30,514 miliar yuan pada tahun 2025. Angka tersebut menunjukkan lonjakan sebesar 23,49 persen jika dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya.
Lini produk pengisian daya serta penyimpanan energi menyumbang pendapatan sebesar 15,402 miar yuan, atau mencakup separuh dari total pendapatan perusahaan. Meski demikian, perangkat pengisi daya portabel tradisional kini bukan lagi menjadi motor utama penggerak bisnis mereka.
Pergeseran ini terjadi karena Anker telah mendiversifikasi bisnisnya dengan menawarkan berbagai aksesoris dan perangkat teknologi lainnya. Pihak manajemen juga mengakui bahwa mereka sempat terlalu agresif dalam memperluas variasi produk pengisi daya portabel di pasaran.
Dalam rapat pemegang saham tahun 2025, manajemen mengungkapkan bahwa terlalu banyak model perangkat yang beredar justru memicu kendala dalam pengendalian mutu produk. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi internal perusahaan.
"Seharusnya tidak pernah ada 100 model," kata Anker kepada para pemegang saham.
Pihak manajemen menambahkan bahwa tidak ada perusahaan yang bisa menjaga kualitas mutu secara realistis jika harus mempertahankan 100 model produk pengisi daya portabel yang berbeda. Hingga kini, belum ada kepastian valid mengenai akhir dari tren perangkat ini di masa depan.
Sejarah industri menunjukkan bahwa produk teknologi yang mampu bertahan adalah produk yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan saling mendukung satu sama lain. Sementara itu, variasi produk yang tidak relevan akan menghilang seiring berjalannya waktu.