Chandra Asri Caplok Bisnis Otomotif Cycle Carriage US 207 Juta
Anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), CCHPL Holdings Pte. Ltd., menandatangani perjanjian jual beli saham dan aset bersyarat untuk mengakuisisi seluruh bisnis otomotif Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia pada Jumat (21/8/2026). Nilai transaksi tunai pelepasan lini usaha milik Jardine Cycle & Carriage Limited (JC&C) tersebut diperkirakan mencapai 265 juta dolar Singapura atau setara US$ 207 juta.
Kesepakatan tersebut mencakup pengalihan kepemilikan saham JC&C di sepuluh entitas usaha Singapura, termasuk Cycle & Carriage Automotive, Diplomat Parts, Cycle & Carriage Industries (CCI), Cycle & Carriage Kia, serta Republic Auto. Selain itu, Chandra Asri Group juga mengambil alih seluruh saham di Cycle & Carriage Malaysia Holdings Sdn Bhd dan sekitar 97,14 persen saham Cycle & Carriage Bintang Berhad yang tercatat di Bursa Malaysia, termasuk hak merek dagang yang dialihkan secara tidak langsung melalui CCI.
Skema transaksi ini turut memuat ketentuan pembayaran earn out hingga maksimal 30 juta dolar Singapura atau setara US$ 23 juta apabila syarat tertentu dipenuhi. Nilai akhir pembayaran tunai nantinya akan disesuaikan kembali dengan posisi kas, total utang, dan modal kerja dari entitas yang ditransaksikan pada saat penyelesaian transaksi.
Ekspansi regional ini didukung oleh Greenhill sebagai penasihat keuangan eksklusif dan Mizuho Bank yang mengucurkan fasilitas pembiayaan akuisisi. Langkah korporasi tersebut juga memperkuat penetrasi Chandra Asri Group di Singapura setelah sebelumnya mencaplok jaringan stasiun pengisian bahan bakar ritel bermerek Esso.
Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyampaikan arah strategis dari aksi akuisisi portofolio bisnis otomotif tersebut.
"Rencana akuisisi Cycle & Carriage akan menjadi tonggak penting lainnya dalam transformasi Chandra Asri Group menjadi penyedia solusi energi & kimia, infrastruktur, dan mobilitas terkemuka di kawasan," ujar Erwin Ciputra, Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group.
Ia menambahkan bahwa perusahaan yang beroperasi sejak 1899 tersebut memiliki rekam jejak panjang, reputasi merek yang kuat, serta dukungan tim yang berpengalaman di kawasan Asia Tenggara.
"Perseroan berharap dapat mendukung bisnis ini dalam fase pertumbuhan berikutnya, sekaligus terus melayani pelanggan dan mitra dengan kualitas dan keandalan yang selama ini mereka harapkan," tutur Erwin Ciputra, Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group.
Pihak manajemen JC&C mengonfirmasi bahwa divestasi ini merupakan bentuk pengelolaan portofolio aktif dan alokasi modal yang lebih disiplin demi meningkatkan imbal hasil pemegang saham.
"Langkah ini memungkinkan perusahaan merealisasikan nilai dari bisnis Cycle & Carriage, serta lebih memfokuskan diri pada pasar inti, yakni Indonesia dan Vietnam," tulis manajemen JC&C dalam keterangannya.
Manajemen JC&C menilai Cycle & Carriage akan memiliki posisi kompetitif yang lebih kuat saat terintegrasi ke dalam ekosistem Chandra Asri Group. Proses penyelesaian transaksi kini masih menunggu pemenuhan persyaratan administratif dan persetujuan dari Original Equipment Manufacturer (OEM).