Christian Pulisic Alami Cedera Betis Jelang Laga Melawan Australia

Share

Kondisi fisik kapten tim nasional Amerika Serikat, Christian Pulisic, memicu kekhawatiran menjelang pertandingan kedua Grup D Piala Dunia 2026 melawan Australia di Stadion Seattle pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 02.00 WIB. Dilansir dari Daily Mail, penyerang sayap AC Milan tersebut dilaporkan harus menjalani latihan terpisah dari skuad utama Amerika Serikat akibat mengalami masalah pada bagian betisnya. Pulisic sempat mengikuti sesi pemanasan bersama rekan-rekan setimnya, namun eks pemain Chelsea itu kemudian meninggalkan lapangan untuk melakukan latihan mandiri di pusat kebugaran.

Kabar cedera ini menjadi pukulan bagi Amerika Serikat mengingat peran krusial Pulisic yang sebelumnya menyumbang satu assist untuk gol Folarin Balogun saat melibas Paraguay 4-1 pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Gelandang Juventus, Weston McKennie, memberikan tanggapan mengenai situasi terkini sang kapten di dalam skuad asuhan Mauricio Pochettino tersebut. "Saya tahu dia sangat ingin bermain, dan dia melakukan semua yang dia bisa, dan staf juga melakukan semua yang mereka bisa," kata McKennie.

Pochettino sendiri memiliki sejumlah opsi alternatif di sektor sayap jika Pulisic terpaksa absen, seperti Brenden Aaronson yang membukukan empat gol dan lima assist untuk Leeds United, serta Timothy Weah dan Giovanni Reyna. Keberadaan kedalaman skuad ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi Pulisic untuk fokus pada proses pemulihan cedera tanpa tekanan berlebih.

"Tapi, itu juga pertanyaan lain yang lebih baik ditanyakan kepadanya daripada kepada saya," imbuh gelandang Juventus itu. McKennie menambahkan bahwa suasana internal tim yang solid seperti keluarga besar sangat membantu menjaga kondisi psikologis pemain yang sedang didera cedera. "Saya rasa secara mental dia hebat," kata McKennie.

Skuad Amerika Serikat berkomitmen untuk terus saling memberikan dukungan moral kepada sesama pemain dalam mengarungi turnamen akbar ini.

"Saya pikir sangat sulit bagi mental seseorang untuk terganggu dalam kondisi seperti ini di sepak bola AS, dan semua orang di sekitar kami, kami adalah keluarga besar," kata McKennie. Kondisi mental Pulisic dinilai tetap positif berkat lingkungan tim yang suportif dalam menghadapi masa sulit. "Jadi, kami selalu ada untuk menyemangati seseorang jika mereka sedang dalam kondisi terburuk, dan mendorong mereka lebih jauh lagi jika mereka tidak. Jadi, saya pikir dia baik-baik saja secara mental," imbuhnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author