Cruzeiro Lolos ke 16 Besar Copa Libertadores usai Hancurkan Barcelona

Share

Cruzeiro berhasil mengamankan tiket babak 16 besar Copa Libertadores 2026 setelah menumbangkan Barcelona de Guayaquil dengan skor telak 4-0 di Stadion Mineirao pada Kamis, 28 Mei 2026.

Kemenangan besar tersebut memastikan posisi klub berjuluk Raposa ini finis di peringkat kedua Grup D dengan raihan 11 poin, berselisih dua poin dari Universidad Catolica-CHI yang memimpin klasemen.

Gelandang serang Matheus Pereira menjadi bintang lapangan lewat sumbangan dua gol dan satu assist yang membuatnya dianugerahi nilai sempurna 10 oleh Sofascore serta penghargaan pemain terbaik dari Conmebol.

Pemain bernomor punggung 10 tersebut membuka keunggulan melalui sundulan pada menit kelima babak pertama memanfaatkan umpan silang Fagner, yang sekaligus mengakhiri masa paceklik golnya dalam sepuluh laga terakhir.

Memasuki babak kedua, Matheus Pereira mengkreasi gol Christian lewat operan kepala di dalam kotak penalti sebelum Luis Sinisterra mencetak gol berikutnya untuk memperlebar jarak.

Aksi terbaiknya tersaji pada menit ke-26 babak kedua ketika menyambut umpan silang Lucas Villalba dengan tembakan voleio membelakangi gawang yang mengunci kemenangan Cruzeiro.

Performa gemilang sang pengatur serangan langsung menuai pujian tinggi dari pengamat sepak bola ESPN Brasil sekaligus legenda Flamengo, Zinho.

"Muito obrigado, Matheus Pereira. É um privilégio estar trabalhando em um jogo como esse. É um jogador diferenciado, de muita qualidade. Só tenta esse voleio quem é diferente. Não é qualquer jogador que pode fazer isso. O Matheus Pereira pode!" ujar Zinho, komentar ESPN Brasil.

Meski merayakan kelolosan, Cruzeiro dipastikan pincang pada pertandingan leg pertama babak 16 besar mendatang lantaran kehilangan dua pemain pilar.

Bek kanan Fagner dan gelandang bertahan Lucas Romero mendapatkan kartu kuning ketiga pada babak pertama pertandingan tersebut akibat melakukan pelanggaran.

Sesuai pasal 3.8.2 regulasi kompetisi Conmebol, akumulasi kartu kuning memang akan diputihkan saat memasuki fase gugur, namun hukuman larangan bertanding tetap berlaku jika kartu tersebut diterima pada laga pamungkas grup.

"O acúmulo de cartões amarelos até a fase de grupos (incluída a fase preliminar) fica sem efeito a partir do início das oitavas de final. Entretanto, um jogador e/ou oficial que, durante a última partida da fase de grupos, receber uma advertência por acúmulo que implique sua suspensão automática para a partida seguinte, deverá cumprir a suspension na fase das oitavas de final" bunyi regulasi Conmebol.

Tiga pemain Cruzeiro lainnya yang sempat terancam suspensi, yaitu Kaiki Bruno, Matheus Henrique, dan Matheus Pereira, lolos dari hukuman karena tidak menerima kartu pada laga ini.

Calon lawan Cruzeiro di babak 16 besar akan ditentukan melalui proses undian resmi di markas Conmebol yang terletak di Luque, Paraguay, pada Jumat, 29 Mei 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author