Aktris Daveigh Chase Meninggal Dunia Akibat Infeksi Meningitis

Share

Mantan bintang cilik dan pengisi suara karakter Lilo dalam film animasi 'Lilo & Stitch', Daveigh Chase, meninggal dunia pada Selasa (16/5/2026) setelah berjuang melawan infeksi ganda meningitis dan bakteri di dalam darah. Pemeran hantu Samara dalam film horor 'The Ring' tersebut mengembuskan napas terakhirnya pada usia 35 tahun, seperti dilansir dari Detik Health. Sebelum dinyatakan wafat, aktris asal Amerika Serikat ini sempat dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif akibat mengalami kondisi malnutrisi parah.

Informasi mengenai berpulangnya Chase telah dikonfirmasi secara langsung oleh kekasihnya, Roy Hernandez. Kendati demikian, rincian lebih lanjut mengenai kronologi medis serta riwayat penularan infeksi mematikan tersebut belum diungkapkan oleh pihak keluarga.

Penyakit meningitis yang diderita Chase merupakan kondisi peradangan serius pada cairan dan selaput yang mengelilingi otak serta sumsum tulang belakang. Berdasarkan data Settle Times, penyakit ini dikategorikan sebagai kegawatdaruratan medis karena dapat merusak tubuh dalam waktu yang sangat cepat.

Pihak keluarga belum memberikan keterangan mengenai penyebab meningitis tersebut, apakah dipicu oleh virus atau bakteri. Data Mayo Clinic menunjukkan bahwa kedua jenis infeksi tersebut memerlukan penanganan medis yang sangat agresif dengan segera. Infeksi yang disebabkan oleh bakteri dinilai jauh lebih mematikan karena dapat memicu kerusakan otak permanen hingga kematian jika tidak diobati dengan antibiotik dosis tinggi sejak gejala awal. Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat radang selaput otak ini juga dapat dipicu oleh jamur dan parasit, yang saat ini dapat dicegah melalui pemberian vaksin meningitis.

Kondisi kesehatan Chase diduga mengalami penurunan drastis akibat komplikasi bakteremia atau sepsis, di mana bakteri masuk dan menyebar ke seluruh aliran darah. Faktor malnutrisi yang dialami pasien turut mempercepat runtuhnya sistem imunitas tubuh dalam menghadapi infeksi tersebut. Gejala penyakit ini bervariasi berdasarkan usia pasien menurut catatan Cleveland Clinic. Tanda-tanda meningitis pada orang dewasa dan anak-anak meliputi demam, leher kaku, sensitivitas cahaya, sakit kepala, mual, kebingungan mental, lemas ekstrem, hingga penurunan nafsu makan.

Gejala yang muncul pada bayi memiliki karakteristik yang berbeda. Tanda meningitis pada bayi meliputi ubun-ubun menonjol, sulit makan, mudah marah, sering mengantuk, serta kondisi tubuh yang menjadi lesu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author