David Zaslav Tegaskan Kepercayaan pada Proyek DC Studios Meski Supergirl Gagal
Pimpinan Eksekutif Warner Bros. Discovery, David Zaslav, menegaskan kepercayaan terhadap visi jangka panjang James Gunn dan Peter Safran untuk DC Studios meski film Supergirl mengalami kegagalan finansial di bioskop musim panas ini, dilansir dari Detikcom.
Supergirl yang disutradarai Craig Gillespie dan dibintangi Milly Alcock, gagal menarik minat penonton dengan pendapatan global hanya USD 126 juta dari anggaran produksi lebih dari USD 170 juta. Film ini menjadi salah satu kegagalan finansial terbesar Warner Bros. dalam beberapa tahun terakhir.
Zaslav menjawab kekhawatiran investor dengan menyoroti potensi proyek lain seperti sekuel Superman, Man of Tomorrow, serta The Batman: Part II karya Matt Reeves yang kini dalam tahap produksi dan pengembangan.
"Di lini DC, James saat ini sedang memfokuskan seluruh energinya untuk 'Man of Tomorrow'. Saya baru saja melihat beberapa gambar konsep dan materi visual kemarin, dan hasilnya benar-benar luar biasa," ujar Zaslav.
"Bahkan kemarin, di hari ulang tahunnya sendiri, James tetap berada di lapangan dan bekerja 16 hingga 18 jam sehari. Kami sangat bersemangat menantikan hasilnya. Selain itu, saya juga baru saja berkomunikasi dengan Matt Reeves akhir pekan lalu, dan dia sedang bekerja sangat keras menggarap 'The Batman'."
Meski Zaslav tidak lagi menegaskan rencana 10 tahun DC secara eksplisit, ia memastikan ekosistem DC Studios masih dalam kondisi sehat dan siap meluncurkan strategi diversifikasi konten melalui serial dan film dengan anggaran lebih efisien.
Strategi itu termasuk serial Lanterns yang akan tayang di HBO, berfokus pada karakter Green Lantern dengan pendekatan drama investigasi, serta film horor low-budget Clayface yang dirilis Oktober 2026 dan disutradarai James Watkins berdasarkan naskah Mike Flanagan.
Man of Tomorrow dijadwalkan tayang Juli 2027, dengan harapan mengulang kesuksesan film Superman sebelumnya, sementara The Batman: Part II yang dibintangi Robert Pattinson dijadwalkan rilis Februari 2028 setelah penundaan dari jadwal semula pada musim gugur 2026.
Warner Bros. Discovery berharap dengan beragam proyek tersebut, kegagalan Supergirl hanya menjadi hambatan kecil dalam membangun kembali posisi DC di industri perfilman dunia.