Dinas Pendidikan Jawa Tengah Mengumumkan Hasil Seleksi SPMB SMA dan SMK
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah mengumumkan hasil seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027 selambat-lambatnya pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 23.59 WIB.
Sebanyak 231.724 murid dari total 337.135 pendaftar dinyatakan lolos seleksi melalui situs resmi pengumuman. Jumlah pendaftar tahun ini mencakup 149.408 calon siswa SMA dan 143.923 pendaftar SMK negeri di wilayah Jawa Tengah.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Jateng, Sunarto, memberikan rincian kuota penerimaan murid baru untuk tahun ajaran ini saat berada di Semarang.
"Daya tampung untuk SMA/SMK negeri tahun ajaran baru ini ada 231.724 orang," ujar Sunarto, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Jateng, dilansir Antara dari detik.com.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan kuota jalur SMA meliputi domisili 33 persen, afirmasi 32 persen, prestasi 30 persen, dan mutasi 5 persen. Sementara kuota SMK diatur melalui jalur prestasi 75 persen, afirmasi 15 persen, dan domisili 10 persen.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan integritas pelaksanaan sistem penerimaan ini saat meninjau langsung Posko SPMB dan SMA Negeri 3 Kota Semarang.
"Rata-rata tidak bisa mengaplikasikan terkait unggah data dan sebagainya, tapi sudah kita bantu semuanya," jelas Luthfi, Gubernur Jawa Tengah, dilansir dari jatengprov.go.id.
Pihak panitia juga menyiagakan petugas di sekolah dan kantor dinas guna mengantisipasi kendala teknis dari para orang tua murid.
"Ini salah satu bentuk pelayanan kita, agar anak-anak yang mendaftar SMA ini bisa memilih dan memilah. Mereka itu merupakan aset bagi provinsi di akan datang," kata Luthfi.
Gubernur Jawa Tengah meminta jajarannya bekerja profesional untuk meminimalkan komplain dari masyarakat.
"Percayalah, kita bisa merekrut peserta didik secara profesional, sesuai ketentuan, dan tidak melanggar hukum. Berikan penjelasan kepada seluruh orangtua/wali murid dengan jelas agar tidak ada komplain. SPMB 2026 ini harus lebih baik dari tahun kemarin," katanya.
Sistem teknologi informasi penerimaan tahun ini diperkuat menggunakan infrastruktur cloud server dengan fitur auto scaling hasil kerja sama dengan Alibaba.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Sadimin menjelaskan bahwa penguatan infrastruktur tersebut dilakukan untuk menghindari risiko gangguan jaringan akibat lonjakan trafik pendaftar.
"Kami menjamin perlindungan penuh terhadap data pribadi siswa, dari risiko kebocoran data maupun serangan siber," jelas Sadimin, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah.
Bagi peserta yang dinyatakan lolos, tahapan daftar ulang dijadwalkan berlangsung dari Senin, 22 Juni sampai Kamis, 25 Juni 2026 di sekolah tujuan.
Pengumuman untuk peserta yang masuk dalam daftar cadangan akan diterbitkan pada 26 Juni 2026 melalui situs resmi, dengan masa daftar ulang susulan pada 29 hingga 30 Juni 2026.
Seluruh rangkaian seleksi dan administrasi ini dipersiapkan menjelang dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027 yang dijadwalkan serentak pada 13 Juli 2026.