Dinas Pendidikan Aceh Umumkan Hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru

Share

Dinas Pendidikan Aceh resmi mengumumkan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA/sederajat Tahun Ajaran 2026/2027 secara daring melalui laman resmi dan akun peserta pada Jumat, 19 Juni 2026 pukul 23.00 WIB.

Sistem pendaftaran online ini diterapkan untuk memastikan proses seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari pungutan liar maupun praktik gratifikasi di seluruh wilayah Aceh.

Pemerintah Aceh menyediakan daya tampung total sebanyak 127.973 peserta didik baru yang terbagi atas 60.927 kursi di SMA Negeri, 13.754 kursi di SMA Swasta, 48.126 kursi di SMK, dan 5.121 kursi di SLB.

Berdasarkan data pendaftaran, SMA Negeri 1 Bireuen menjadi sekolah yang paling banyak diminati pada jenjang SMA dengan total 791 pendaftar dari berbagai jalur seleksi.

Sementara pada jenjang SMK, SMKN 1 Bireuen menempati posisi teratas dengan jumlah pendaftar mencapai 742 calon siswa baru.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat seluruh proses penerimaan demi menjaga integritas dunia pendidikan.

"Pelaksanaan SPMB harus berlangsung tanpa pungutan dalam bentuk apa pun. Tidak boleh ada ruang bagi praktik yang mengabaikan aturan, memanfaatkan kedekatan, ataupun mengutamakan kepentingan tertentu di luar ketentuan yang berlaku. Mari kita pegang teguh komitmen bersama dengan prinsip No Titip, No Jastip demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan di Aceh," tegas Murthalamuddin.

Pihaknya menjelaskan bahwa mekanisme berbasis teknologi informasi dan zonasi sengaja diterapkan untuk memperbaiki tata kelola pendidikan secara menyeluruh.

"Penerimaan dengan pendekatan daring ini untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam penerimaan siswa baru di lingkungan pendidikan di Aceh," kata Murthalamuddin.

Ia juga menambahkan bahwa sistem ini berupaya memberikan kesetaraan hak bagi seluruh anak di Aceh meskipun disadari masih membutuhkan penyempurnaan.

"Tentu saja ini belum sempurna, tetapi kami terus berupaya memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan semua anak mendapatkan hak pendidikan yang setara," ujarnya.

Apresiasi terhadap kinerja panitia di lapangan turut disampaikan oleh Kepala SMA Negeri 1 Bireuen, Zulfikri, yang juga menjabat sebagai Kasi Manajemen Guru dan Tenaga Kependidikan Cabdin Wilayah Bireuen.

"Keberhasilan sebuah proses penerimaan peserta didik tidak hanya ditentukan oleh sistem yang baik, tetapi juga oleh keikhlasan dan dedikasi orang-orang yang menjalankannya. Kami sangat mengapresiasi kerja keras panitia yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan waktunya demi kelancaran SPMB tahun ini," kata Zulfikri.

Zulfikri menambahkan bahwa pengumuman resmi untuk jenjang SMK yang dilakukan secara manual akan disampaikan dalam waktu dekat setelah proses pemeriksaan berkas selesai.

"Hasil seleksi akan diumumkan dalam waktu dekat," ujar Zulfikri.

Bagi para calon murid yang dinyatakan lulus seleksi diwajibkan untuk segera melakukan proses daftar ulang di sekolah tujuan masing-masing mulai tanggal 20 hingga 23 Juni 2026.

Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK Dinas Pendidikan Aceh, Syarwan Joni, memberikan solusi alternatif bagi calon peserta yang belum berhasil lolos pada tahap pengumuman awal ini.

"Informasi mengenai sekolah yang masih memiliki kuota dapat dilihat melalui website SPMB mulai tanggal 24 Juni 2026. Selanjutnya, pendaftaran dilakukan secara offline dengan datang langsung ke sekolah yang masih memiliki daya tampung sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku," kata Syarwan.

Syarwan mengimbau para orang tua dan siswa agar tidak panik karena mekanisme pengisian kuota kosong masih tersedia.

"Tidak lulus pada pengumuman tahap pertama bukan berarti kesempatan untuk bersekolah tertutup, karena masih tersedia mekanisme pengisian kuota di sekolah yang belum memenuhi daya tampungnya," ujar Syarwan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author