Disdik DKI Jakarta Sediakan Kuota 245980 Murid Baru SPMB 2026

Share

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027 mulai Senin, 15 Juni 2026, dengan total daya tampung mencapai 245.980 murid baru. Pelaksanaan seleksi ini mengintegrasikan satuan pendidikan negeri, SPMB Bersama, dan Sekolah Swasta Gratis.

“Prinsipnya, setiap anak di Jakarta harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas tanpa diskriminasi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana, di Jakarta, Senin (15/6).

Dilansir dari Bloomberg Technoz, landasan hukum pelaksanaan regulasi ini mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 238 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru. Ruang lingkupnya mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, hingga SKB.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya memperluas akses pendidikan dengan menggandeng lembaga pendidikan swasta demi membantu masyarakat yang memerlukan dukungan finansial.

“Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan akses pendidikan tidak hanya bertumpu pada sekolah negeri. Melalui SPMB Bersama dan Sekolah Swasta Gratis, kami memperluas pilihan bagi masyarakat agar anak-anak tetap dapat bersekolah dengan layanan yang layak dan berkualitas,” kata Nahdiana.

Rincian daya tampung untuk sekolah negeri adalah sebesar 228.163 murid, dengan pembagian PAUD 6.310 murid, SD 95.965 murid, SMP 73.289 murid, SMA 29.337 murid, SMK 19.541 murid, SLB 891 murid, dan SKB 2.830 murid. Jalur luar negeri atau institusi swasta juga disiapkan untuk menampung sisa kuota.

Sebanyak 298 sekolah swasta yang terintegrasi dalam SPMB Bersama menyediakan daya tampung 7.708 murid baru untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK. Sementara itu, program Sekolah Swasta Gratis melibatkan 103 sekolah dengan kuota 10.109 murid baru dari jenjang SD hingga SLB.

Ada empat jalur penerimaan resmi yang dapat dipilih masyarakat, yaitu Jalur Prestasi akademik maupun nonakademik, Jalur Afirmasi bagi keluarga tidak mampu, Jalur Domisili berbasis jarak tempat tinggal, serta Jalur Mutasi untuk anak guru atau orang tua yang pindah tugas.

Sistem pendaftaran dilaksanakan secara daring untuk sekolah negeri jenjang SD hingga SMK serta peserta SPMB Bersama. Metode hibrida diterapkan untuk PAUD, SLB, dan SKB, sedangkan program Sekolah Swasta Gratis diselenggarakan secara luring.

Tahapan pengajuan akun serta verifikasi Kartu Keluarga telah berjalan bertahap sejak 18 Mei 2026 untuk SD, 25 Mei 2026 untuk SMP, dan 2 Juni 2026 untuk SMA serta SMK. Pihak dinas menegaskan komitmen transparansi dalam seluruh tingkatan seleksi.

“Kami menegaskan, SPMB tidak dipungut biaya dan tidak boleh ada gratifikasi dalam bentuk apa pun. Masyarakat kami minta mencermati jadwal, mengikuti prosedur resmi, dan tidak percaya pada informasi di luar kanal resmi Dinas Pendidikan,” tegas Nahdiana.

Seluruh rincian informasi dapat diakses melalui situs resmi milik Disdik DKI Jakarta dan SPMB DKI Jakarta. Posko aduan PMB juga disediakan secara daring maupun luring di seluruh sekolah negeri, kantor Suku Dinas Pendidikan, serta kantor Dinas Pendidikan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author