Mengamalkan Doa Maryam agar Melahirkan Mudah dan Lancar
Proses persalinan yang lancar dan keselamatan bayi menjadi harapan utama setiap ibu hamil saat mendekati hari melahirkan. Untuk mendukung kelancaran momen berharga tersebut, umat Islam dianjurkan membaca doa Maryam sebagai bentuk ikhtiar batiniah. Dilansir dari HaiBunda, kisah Maryam dan Nabi Zakaria dalam Al-Qur'an memberikan inspirasi mengenai kekuatan doa dan keteguhan iman saat menghadapi kesulitan.
Berikut adalah lafal doa Maryam yang dapat diamalkan oleh para ibu hamil:
حنة ولدت مريم ، مزيم ولدت عيسى ، أخرج أيها المؤلود بقدرة الملك المعبود . اللهم صل على سيدنا محمد سهل ويسر م تعسر . "Haanah waladat maryam, wa maryam waladat 'iisaa, ukhruj ayyuhal mauluudu bi qudratil malikil ma'buud. allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammadin sahhil wa yassir maa ta'assar."
Artinya: "Hanah melahirkan Maryam, Maryam melahirkan Isa. Wahai anak yang akan dilahirkan, lahirlah dengan kekuasaan Tuhan Yang Maha Menguasai, Yang Disembah. Ya Allah, semoga rahmat senantiasa tercurah kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, gampangkanlah dan mudahkan sesuatu yang sulit."
Manfaat Mengamalkan Surat Maryam Bagi Ibu Hamil
Berdasarkan buku Mukjizat Surat Yusuf dan Maryam karya Rizem Aizid serta Panduan Hamil Sehat & Syar'i karya Ustazah Sa'idatul Nafisah, membaca surat ini memberikan berbagai keutamaan.
Mengharap Akhlak Mulia bagi Anak
Membaca Surat Maryam menjadi sarana memohon agar buah hati tumbuh dengan kepribadian yang baik dan budi pekerti yang luhur.
Langkah ini merujuk pada keteladanan Siti Maryam yang dikenal sebagai sosok perempuan suci, beriman, salehah, dan taat kepada Allah SWT.
Memohon Rahmat dan Perlindungan
Membaca surat ini saat mengandung merupakan bentuk kepasrahan untuk memohon rahmat serta rida dari Allah SWT selama masa kehamilan.
Selain itu, amalan tersebut diyakini sebagai bentuk permohonan agar Allah SWT senantiasa menjaga keselamatan fisik maupun batin ibu dan janin.
Tuntunan Setelah Bayi Lahir
Buku Tanya Jawab Islam oleh PISS KTB dan TIM Dakwah Pesantren menjelaskan beberapa hal yang perlu dilakukan setelah proses persalinan berhasil dilalui. Pertama, kumandangkan azan di telinga kanan bayi yang baru lahir, diikuti dengan membacakan Surat Al-Ikhlas serta doa perlindungan. Doa yang dibaca setelah azan adalah sebagai berikut:
اِنِّيْٓ اُعِيْذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ
"innii u'iizuhaa bika wa zurriyyatahaa minash Shaitaanir Rajiim" Artinya: "Aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan yang terkutuk." (QS. Ali Imran: 36). Langkah berikutnya adalah mengumandangkan iqamah di telinga kiri bayi demi menjaga buah hati dari gangguan setan.
Langkah Pemulihan Ibu Pasca Melahirkan
Selain pemenuhan kebutuhan spiritual, pemulihan kondisi fisik ibu pasca melahirkan juga memerlukan perhatian khusus.
Dikutip dari Healthline, ibu yang baru melahirkan disarankan untuk tidur yang cukup dengan memanfaatkan waktu istirahat saat bayi sedang tertidur. Pihak keluarga dan kerabat terdekat diimbau memberikan bantuan praktis dalam urusan rumah tangga agar ibu dapat fokus memulihkan diri.
Asupan gizi harian juga perlu diperhatikan melalui konsumsi biji-bijian utuh, sayur, buah, protein, serta pemenuhan kebutuhan cairan tubuh. Ibu pasca melahirkan juga dapat melakukan olahraga ringan seperti berjalan santai di sekitar rumah setelah mendapatkan izin dari dokter.