Donald Trump Teken Kesepakatan Damai AS dan Iran

Share

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Iran pada Rabu (17/6/2026) untuk mengakhiri perang Timur Tengah yang mengguncang ekonomi global, seperti dilansir dari Detikcom. Penandatanganan kesepakatan damai ini memicu gelombang kritik dari media-media Amerika Serikat yang menilai tujuan pra-perang telah diabaikan, kekuatan Iran diperkuat, serta ratusan miliar dolar habis terbuang. Beberapa jam sebelum penandatanganan MoU dilakukan di KTT G7 di Prancis, Donald Trump sempat melontarkan ancaman siap melanjutkan aksi militer jika Teheran tidak mematuhi kewajibannya.

"Tidak, ini belum final. Ini adalah nota kesepahaman," kata Trump di KTT G7 yang digelar di Prancis, sebelum penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Iran dan AS.

Pemimpin Amerika Serikat tersebut menegaskan kembali posisi negaranya terkait komitmen Iran dalam kesepakatan yang baru dibentuk tersebut. "Jika saya tidak menyukainya, kami akan kembali menyerang mereka," tambahnya Trump.

Dampak penandatanganan MoU damai dan pembukaan kembali Selat Hormuz ini langsung membuat harga minyak mentah dunia anjlok lebih dari tiga persen pada Kamis (18/6/2026).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author