DPR RI Dorong Percepatan Pembangunan Kota Pekanbaru Lewat Sinergi BUMN
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong percepatan pembangunan infrastruktur Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, melalui sinergi dengan BUMN, program CSR, hingga skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Langkah ini diambil setelah dirinya menindaklanjuti sejumlah kebutuhan dari Pemerintah Kota Pekanbaru saat berkunjung ke wilayah tersebut, seperti dilansir dari Detikcom pada Sabtu (20/6/2026).
"Sebagai anggota DPR, tugas kami membantu masyarakat. Meskipun ini bukan daerah pemilihan saya, kalau ada yang bisa dibantu tentu akan kami perjuangkan. Insya Allah beberapa hal yang disampaikan Pak Wali Kota akan segera kami tindak lanjuti," kata Andre dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).
Pernyataan itu disampaikan Andre saat melakukan pertemuan silaturahmi dengan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho beserta jajaran dinas terkait di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya. Guna mendukung kebutuhan kota tersebut, Andre mengoordinasikan sejumlah program bantuan komputer dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk SD Negeri 168 Pekanbaru, pemasangan videotron melalui Bank Mandiri, hingga revitalisasi jembatan penyeberangan orang (JPO).
Penggunaan skema KPBU juga disarankan oleh Andre agar pemerintah daerah tidak sekadar bergantung pada kemampuan APBD dalam merealisasikan proyek berskala besar.
"Pembangunan tidak harus selalu mengandalkan APBD. Sekarang banyak instrumen yang bisa dimanfaatkan daerah, salah satunya KPBU. Dengan komunikasi yang baik dan perencanaan yang matang, proyek besar bisa segera direalisasikan," ungkap Andre.
Andre menambahkan bahwa skema serupa telah sukses diterapkan pada proyek Flyover Sitinjau Lauik di Sumatera Barat senilai Rp2,8 triliun. Anggota legislatif ini juga memaparkan berbagai keberhasilan koordinasi anggaran pusat terdahulu seperti dana rekonstruksi pascabencana, proyek SPAM, hingga perbaikan jalan daerah.
"Kami di DPR hadir untuk membantu kepala daerah memperjuangkan pembangunan. Yang penting ada komunikasi dan kemauan untuk bergerak. Banyak program pusat yang bisa dimanfaatkan daerah," papar Andre.
Dalam kesempatan yang sama, apresiasi diberikan oleh Andre kepada kepemimpinan daerah setempat yang dinilai responsif menangani keluhan masyarakat sipil terkait banjir dan jalan rusak di media sosial.
"Saya sering mengikuti media sosial Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota. Saya lihat mereka cepat merespons keluhan warga. Jalan rusak ditangani, banjir ditindaklanjuti. Pemimpin seperti ini memang harus didukung," kata Andre.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyambut baik kehadiran serta solusi nyata yang dibawa oleh pihak Komisi VI DPR RI terkait pemenuhan fasilitas publik dasar di wilayahnya.
"Kami sangat bersyukur Pak Andre datang ke Pekanbaru. Banyak hal yang langsung ditindaklanjuti. Ini bukan hanya diskusi, tapi langsung ada aksi.
Tadi di sekolah Pak Andre langsung bergerak membantu rehabilitasi ruang kelas, ruang guru, WC hingga mencarikan bantuan komputer. Ini bentuk kepedulian yang luar biasa," ucap Agung.
Agung menjelaskan koordinasi tersebut membuahkan kepastian dukungan CSR dari sejumlah instansi termasuk Bank Mandiri, PHR, serta fasilitasi penyediaan lahan pembangunan masjid bersama PTPN IV Regional III.
"Kelebihan Pak Andre itu beliau tidak hanya memberikan dukungan, tetapi langsung menghubungi pihak yang berwenang dan mencarikan jalan keluar. Karena itu kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian beliau kepada Kota Pekanbaru. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," jelas Agung.
Pertemuan kerja ini diakhiri dengan penegasan dari pihak jajaran dinas pemkot mengenai pentingnya tindak lanjut administrasi lahan fasos-fasum.
"Banyak sekali yang sudah dibantu Pak Andre. Bahkan persoalan lahan untuk pembangunan masjid juga langsung ditindaklanjuti. Kami tentu sangat mengapresiasi kepedulian beliau terhadap Pekanbaru," tutup Agung.