Drone Lumpuhkan Kilang Minyak Moskow dan Bandara Internasional
Ibu kota Rusia menghadapi rekor serangan udara terbesar sepanjang malam akibat gempuran ratusan pesawat tanpa awak (drone). Serangan ini dilaporkan berhasil mencapai Kilang Minyak Moskow, melumpuhkan operasional bandara internasional, serta memaksa penutupan beberapa ruas jalan tol utama di dalam dan sekitar kota. Lebih dari 180 drone berhasil ditembak jatuh di langit Moskow, dikutip dari Bloombergtechnoz melalui saluran Telegram resmi Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin.
Kendati demikian, beberapa drone tetap berhasil mencapai kompleks Kilang Minyak Moskow yang merupakan pemasok utama bahan bakar kendaraan untuk ibu kota dan wilayah sekitarnya. "Total lebih dari 180 drone berhasil ditembak jatuh di langit Moskow," kata Sergei Sobyanin yang tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai skala kerusakan di fasilitas tersebut.
Dampak serangan ini juga memicu kepanikan di sektor transportasi publik. Bandara internasional terbesar di kota tersebut, Sheremetyevo, terpaksa mengevakuasi para penumpang ke dalam bungker-bungker perlindungan dan menunda jadwal sejumlah penerbangan.
Aparat penegak hukum Moskow dilaporkan telah menutup total arus lalu lintas di beberapa jalan raya utama demi alasan keamanan, menurut pemberitaan kantor berita Tass. Aksi ini menandai serangan kedua yang menyasar ibu kota Rusia sepanjang pekan ini. Insiden ini menyusul serangan serupa pada hari Selasa lalu yang sempat membakar kompleks Kilang Minyak Moskow. Pihak Ukraina belakangan ini kian mengintensifkan serangan udara ke wilayah Rusia sebagai langkah strategis untuk memaksa Kremlin bersedia maju ke meja perundingan.