Elche Tahan Imbang Girona untuk Bertahan di Primera Division

Share

Elche memastikan diri bertahan di Primera Division setelah menahan imbang Girona dengan skor 1-1 pada pertandingan pekan terakhir di Stadion Montilivi yang berakhir Sabtu malam, 23 Mei 2026.

Hasil imbang tersebut membuat Girona resmi terdegradasi ke Segunda Division setelah gagal meraih kemenangan yang diwajibkan demi lolos dari zona merah.

Elche membuka keunggulan pada babak pertama melalui aksi individu penyerang uruguay, Alvaro Rodriguez, sebelum disamakan oleh bek Girona, Arnau Martinez, di awal babak kedua.

Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi karena Girona terus mengurung pertahanan Elche, termasuk peluang emas dari Thomas Lemar pada menit ke-80 yang membentur mistar gawang.

Keberhasilan menahan imbang Girona memicu perayaan massal dari ribuan pendukung Elche yang berkumpul di La Glorieta dan Stadion Martinez Valero setelah laga usai.

Penyerang Elche, Alvaro Rodriguez, mendedikasikan gol krusial tersebut untuk mendiang ayahnya, Coquito Rodriguez, yang baru saja wafat dua minggu lalu.

"había soñado con marcar un gol tan importante" kata Alvaro Rodriguez, Penyerang Elche.

Pemain berusia 21 tahun itu mengungkapkan rasa cintanya yang mendalam terhadap klub yang telah membesarkan namanya tersebut.

"Estoy muy feliz, amo a este club y es lo mínimo que puedo hacer porque me ha dado la oportunidad de desarrollarme como jugador y persona. El Elche está donde merece estar" lanjut Alvaro Rodriguez, Penyerang Elche.

Ia juga menyampaikan pesan emosional kepada sang ayah yang merupakan legenda klub Peñarol.

"Todas mis victorias van para él. Le pedí antes de venir aquí a jugar que hiciera un esfuerzo más y lo ha hecho bien. Gracias, papá, ahí donde estés por la fuerza que me has dado" pungkas Alvaro Rodriguez, Penyerang Elche.

Di kubu lawan, kapten Girona Cristhian Stuani mengungkapkan rasa kekecewaannya yang mendalam setelah kegagalan mempertahankan posisi di kasta tertinggi.

"el fútbol a veces golpea muy duro y hoy toca aceptar un momento muy doloroso" tulis Cristhian Stuani, Kapten Girona.

Stuani mengapresiasi loyalitas para pendukung tim asal Catalan tersebut yang terus memberikan dukungan penuh sepanjang laga.

"Nuestra afición volvió a demostrar lo que significa el Girona, un amor que ni los golpes más duros pueden apagar. Siento tristeza por no haber sido capaces de darles lo que merecían" tambah Cristhian Stuani, Kapten Girona.

Ia tetap optimistis bahwa klub berjuluk Blanquivermells ini akan segera bangkit dari keterpurukan.

"orgullo por haber defendido estos colores con todo lo que tenía y de haber vivido momentos increíbles" lanjut Cristhian Stuani, Kapten Girona.

Pernyataan penutup dari penyerang gaek tersebut menegaskan mentalitas pantang menyerah dari timnya.

"Si algo sé es que este club nunca deja de levantarse" kata Cristhian Stuani, Kapten Girona.

Bek Girona, Arnau Martinez, juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada para suporter melalui media sosial.

"disculpas" ujar Arnau Martinez, Bek Girona.

Arnau merasakan penyesalan mendalam karena merasa seluruh skuad telah mengecewakan ekspektasi publik Girona.

"El vacío y la sensación que nos queda es que os hemos fallado y que no hemos estado a la altura" tambah Arnau Martinez, Bek Girona.

Meskipun terpukul melihat pencapaian beberapa tahun terakhir sirna, ia percaya kota dan klub akan segera kembali ke kasta utama.

"La tristeza de ver que se escapa todo lo que hemos construido en los últimos years es enorme, pero si algo he aprendido desde mi llegada es que este club y esta ciudad siempre vuelven y esta vez no será una excepción" tegas Arnau Martinez, Bek Girona.

Pelatih Girona, Michel Sanchez, menyatakan dirinya sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas hasil buruk yang menimpa timnya.

"Me siento muy responsable" ucap Michel Sanchez, Pelatih Girona.

Michel meminta agar seluruh elemen klub segera fokus untuk bangkit tanpa perlu mencari kambing hitam atas kegagalan ini.

"Toca levantarse de este momento tan duro para todos. Es muy difícil. No quiero explicaciones sobre por qué ha pasado. Ya está. Solo quiero que el Girona se levante lo más pronto posible, se lo merece. En cinco años he sentido crecimiento y hoy es un paso atrás, difícil de asimilar, pero toca hacerlo” tutur Michel Sanchez, Pelatih Girona.

Masa depan sang pelatih kini menjadi spekulasi setelah adanya rumor kesepakatan dengan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, untuk musim 2026-2027 menurut laporan Radio MARCA.

"No es momento de hablar de mí. Tenemos que hablar con el club. Había dicho que la sensación era de hablar cuando se lograse el objetivo. No lo hemos logrado. Nadie esperaba esto y es un golpe muy duro para todos. No hemos logrado el objetivo número uno del club" jelas Michel Sanchez, Pelatih Girona.

Michel menegaskan bahwa fokus utama saat ini hanyalah mengembalikan klub ke tempat yang semestinya.

"No es momento de pensar en nada más que en que el Girona ha de volver a Primera. Yo todavía no he asimilado el golpe. Por dentro tengo un vacío ahora muy grande. La sensación ahora es malísima y es que no tengo otra cosa que decir. Si nos hubiésemos salvado… pero es que no es así. No quiero pensar en mí y sí entender a toda esa gente que se siente decepcionada” tutup Michel Sanchez, Pelatih Girona.

Secara finansial, jurnalis Ramon Fuentes melaporkan bahwa penurunan kasta ini memotong pendapatan hak siar Girona dari sekitar 55 juta euro menjadi rata-rata 6 juta euro di Segunda Division.

Namun, Girona diproyeksikan menerima kompensasi bantuan degradasi dari LaLiga sebesar 10 hingga 14 juta euro berdasarkan catatan performa mereka dalam empat musim terakhir.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author