ESIC Interogasi Anggota PlayTime Dota 2 Terkait Matchfixing
Komisi integritas esports internasional atau ESIC mengambil langkah tegas dalam mengusut dugaan pelanggaran di kancah profesional Dota 2. Organisasi tersebut sebelumnya telah menjatuhkan sanksi penangguhan sementara terhadap dua punggawa tim PlayTime Dota 2, yakni DarkMago dan Vintage. Kabar terbaru menyebutkan bahwa proses investigasi kini berjalan semakin intensif.
Seluruh anggota tim PlayTime Dota 2 dilaporkan telah menjalani sesi interogasi yang berlangsung cukup lama. Dilansir dari Gamebrott, informasi pemeriksaan ini pertama kali diungkapkan oleh Matthew, mantan pemain profesional Dota 2 asal Peru, melalui siaran langsung di platform Kick. Matthew memiliki hubungan yang cukup dekat dengan para pemain PlayTime karena berasal dari negara yang sama.
Menurut penuturan Matthew, seluruh pemain hingga jajaran pelatih PlayTime dibawa ke ruangan terpisah untuk diperiksa secara individu. Proses interogasi tersebut dikabarkan berlangsung hingga 10 jam lamanya.
Selama pemeriksaan berjalan, seluruh anggota tim dilarang menggunakan alat komunikasi dan tidak memiliki akses ke ponsel pintar mereka. Langkah ini diambil untuk memastikan proses penyelidikan berjalan objektif. Pemeriksaan mendalam tersebut fokus pada indikasi kuat tindakan manipulasi hasil pertandingan atau yang biasa dikenal dengan istilah 322 di komunitas Dota 2. Para personel ditanya secara rinci mengenai keterlibatan mereka dalam dugaan aktivitas ilegal tersebut.
Dua Pemain Ditangguhkan Sementara
Bukti-bukti awal terkait kasus manipulasi ini disinyalir mengarah kuat kepada Vintage dan DarkMago. Kondisi tersebut yang melatarbelakangi keputusan ESIC untuk membekukan status bermain kedua atlet tersebut terlebih dahulu sebelum interogasi massal dilakukan. Di sisi lain, anggota tim PlayTime lainnya, Scofield, memberikan pernyataan resmi melalui akun media sosial pribadinya. Pemain yang berposisi sebagai support ini mengekspresikan rasa kecewa atas situasi pelik yang menimpa timnya.
"Situasi yang terjadi ini sungguh menyakitkan dan membuatnya frustasi," tulis Scofield. Meski demikian, Scofield menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati keputusan penyelenggara dan memastikan dirinya sama sekali tidak terlibat dalam tindakan ilegal tersebut. Scofield sendiri tidak masuk dalam daftar pemain yang ditangguhkan oleh ESIC.
Hingga saat ini, proses investigasi masih terus bergulir secara mendalam. Pihak manajemen tim PlayTime menyatakan komitmen mereka untuk bersikap kooperatif dan membantu penuh seluruh proses penyelidikan yang dilakukan oleh ESIC.