Polisi Evakuasi Mayat Membusuk Lansia Sakit Diabetes di Serang
Sesosok mayat pria lanjut usia berinisial I (68) ditemukan dalam kondisi membusuk di dalam kamarnya di kawasan Kelurahan Unyur, Kota Serang, Banten, pada Rabu (17/6/2026) pukul 08.00 WIB. Dilansir dari Detikcom, korban ditemukan bersama istrinya, S, yang merupakan seorang pengidap gangguan jiwa di dalam rumah yang hanya dihuni oleh pasangan suami-istri tersebut.
Jasad korban pertama kali diketahui oleh adik ipar bersama seorang tetangga setelah mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah. Warga sekitar kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian melalui layanan Call Center 110 karena menduga korban sudah meninggal dunia sejak enam hari lalu.
Pihak kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan Tim Forensik RS Bhayangkara Polda Banten dan Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Serang Kota. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes berdasarkan keterangan dari pihak keluarga dan warga sekitar.
Penemuan ini dikonfirmasi oleh Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Serang Kota, Iptu Irwan, yang menjelaskan kronologi awal kedatangan saksi ke rumah korban beberapa hari sebelumnya.
"Enam hari lalu, saksi ke rumah korban dan tengok keberadaan korban sudah tergeletak," kata Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Serang Kota, Iptu Irwan.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan setelah menerima laporan dari masyarakat yang mencium bau menyengat.
"Diketahui ada korban I dan istrinya yang mengalami gangguan kejiwaan, berinisial S. Diketahui setelah membuka pintu dan mencium aroma tak sedap," kata Iptu Irwan.
Sementara itu, Kapolsek Serang Polresta Serang Kota, AKP Zaeni Aji Bakhtiar, memberikan keterangan mengenai kondisi korban saat pertama kali ditemukan di dalam kamar.
"Berdasarkan keterangan keluarga dan warga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes," kata Kapolsek Serang Polresta Serang Kota, AKP Zaeni Aji Bakhtiar.
Polisi kemudian mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit terdekat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematiannya.
"Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Banten guna menjalani pemeriksaan forensik lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian," ujar AKP Zaeni Aji Bakhtiar.
Pihak kepolisian juga terus mengingatkan warga untuk memanfaatkan fasilitas pelaporan cepat jika menemukan kejadian darurat di lingkungan mereka.
"Polresta Serang Kota berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui respons cepat terhadap setiap laporan guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," kata AKP Zaeni Aji Bakhtiar.