Evan Marvino Buka Suara Terkait Tuduhan KDRT dan Perselingkuhan
Aktor Evan Marvino menegaskan komitmennya untuk rujuk dengan sang istri, Uffridatun Nitami atau Tami. Pria bernama lengkap Ivan Sigit Pratama ini juga memberikan klarifikasi mendalam mengenai tudingan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga isu perselingkuhan.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, bapak dua anak tersebut membeberkan penjelasan yang dibagi ke dalam tiga poin utama. Informasi ini dikutip dari Detik Hot.
Mengenai isu kekerasan, Evan menepis telah melakukan penganiayaan fisik secara sengaja kepada Tami. Kendati demikian, ia tidak menampik adanya tindakan melempar barang akibat emosi yang meluap.
"Saya bisa bertanggung jawab dengan ucapan saya bahwasannya pada malam kejadian tersebut saya tidak ada tindakan fisik serius kepada istri saya, yang ada saya meluapkan emosi sesaat saya untuk melempar kipas angin itu ke depan istri saya yang berbahan plastik," tulis Evan Marvino.
Benturan dari material kipas angin yang pecah di lantai kemudian mengenai tangan Tami hingga menimbulkan luka. Evan menyatakan sama sekali tidak berniat mengarahkan kipas angin maupun kursi drum kepada istrinya.
"Saya melempar kursi drum juga ke arah cermin yang ada di depan istri saya karena dalam debat malam hari itu kondisi susah untuk berdiskusi yang suasanya sangat panas dan istri saya sempat bernada tinggi pada saya, saya khilaf dengan reflek mendorong dia dari kasur (tanpa ranjang)," ungkapnya.
Terkait bekas lebam pada tubuh Tami, Evan berdalih luka tersebut muncul secara tidak sengaja sewaktu dirinya menahan pergerakan sang istri.
"Saya memegang tangan istri saya untuk menarik ke arah saya dengan tujuan untuk mengobrol. Namun dia menahan dan mungkin saat itu cengkraman tangan saya sedikit kuat," akunya.
Ia juga memastikan bahwa pertengkaran tersebut tidak disaksikan oleh anak-anak mereka, meskipun putri sulung mereka sempat terbangun pasca-insiden.
Persoalan Nafkah Rumah Tangga
Evan turut meluruskan pernyataan Tami yang menyebut tidak pernah menerima nafkah selama pernikahan mereka. Ia menjelaskan bahwa yang dimaksud sang istri adalah ketiadaan uang belanja bulanan yang diserahkan secara langsung.
"Karena selama saya menikah, saya bertanggung jawab memenuhi three pilar nafkah rumah tangga saya, yaitu sandang (baju-baju yang layak, sceencare, tas, dan lain-lain), pangan (memberikan makanan yang terbaik untuk istri saya dan keluarga ), papah (memberikan tempat tinggal yang layak dan nyaman untuk istri dan anak-anak saya) karena dari awal memang saya tidak memberi bentuk nafkah pada istri saya dalam bentuk uang bulanan," jelasnya.
Aktor tersebut menjamin seluruh keperluan hidup istri serta anak-anaknya selalu tercukupi dengan sangat layak.
Tudingan Adanya Orang Ketiga
Mengenai isu perselingkuhan, Evan menyatakan hal tersebut murni akibat kesalahpahaman, meski ia mengakui tindakannya tetap keliru.
"Sebenarnya masalah ini hanya kesalah pahaman saja. Walau di masalah ini saya mengakui perbuatan saya salah. Bahwasannya Icha ini adalah teman lama saya di tahuan 2012 sebelum saya terjun di dunia entertaiment. Dan pada saat satu bulan terakhir kondisi rumah tangga saya sedang di titik penuh perdebatan dan dia muncul, lalu kita mulai tanya-tanya kabar," ungkap Evan.
Pertemuan itu berlanjut ketika Evan menjemput perempuan bernama Icha tersebut untuk diantarkan pulang ke rumah.
"Akhirnya saya memutuskan untuk menjemput dia di suatu tempat ketika dia sedang bersama teman-temannya untuk mengantar dia pulang ke rumah. Sambil di jalan kami bercerita tentang: kabar, status, hingga topik rumah tangga saya sekarang yang sedang di titik tidak baik-baik," lanjutnya.
Evan menekankan tidak memiliki hubungan spesial dengan perempuan tersebut dan masalah ini telah diklarifikasi langsung oleh istrinya.
"Saya tegaskan tidak ada hubungan lebih karena pada esokannya istri saya menemui dia Icha dengan om istri saya, ke tempat tinggalnya dan menanyai ada hubungan apa saya dengan dia. Istri saya dan omnya sudah membuktikan bahwa ini kesalahpahaman saja dan tidak ada hal-hal seperti yang diberitakan," tegas Evan Marvino.
Pernikahan yang telah dibangun selama lima tahun ini diharapkan Evan dapat berjalan lebih baik ke depannya.