Ezzar Raditya Gunawan Bongkar Rahasia Masa Lalu ke Sahrul Gunawan
Anak sulung dari aktor Sahrul Gunawan, Ezzar Raditya Gunawan, kini telah tumbuh dewasa dan sedang menempuh pendidikan di Universitas Indonesia. Meskipun dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat dengan sang ayah, Ezzar ternyata sempat menyembunyikan sebuah rahasia besar.
Rahasia tersebut akhirnya diungkap oleh Ezzar secara terbuka dalam sebuah acara televisi, seperti dikutip dari HaiBunda. Pengakuan ini seketika membuat Sahrul Gunawan terkejut dengan tindakan yang pernah dilakukan putranya.
Kisah tersebut terjadi ketika Ezzar tengah menempuh pendidikan di sebuah pondok pesantren saat masa pandemi COVID-19. Ezzar memanfaatkan situasi pembatasan aktivitas untuk menjual mi instan dengan harga Rp30 ribu per bungkus kepada teman-temannya.
"Jadi dulu tuh, aku sempat di pesantren ya. Dulu tuh mi instan limited supply dan orang-orang jarang bawa gitu kan," kata Ezzar.
Kondisi karantina di dalam pesantren membuat pasokan barang menjadi sangat terbatas bagi para santri.
"Nah, terus tiba-tiba kita pada enggak boleh pulang karena Covid. Kebetulan aku bawa banyak banget, satu koper, dan satu (bungkus) mi instan, aku jual Rp30 ribu," sambungnya.Mendengar pengakuan tersebut, Sahrul Gunawan langsung terkejut dan mencoba mengalkulasi total keuntungan yang didapatkan oleh anak sulungnya.
"Lumayan banyak juga itu (keuntungannya), 30 ribu kali berapa dari satu koper (mi instan)," ungkap Sahrul.
Selama berjualan, Ezzar sendiri mengaku tidak mengonsumsi mi instan persediaan miliknya dan lebih memilih menu lain.
"Jadi Bapak kirim mi insan satu dus itu kamu jualin? Kamu makan apa?" tanya Sahrul ke putranya.
"Beli aja di kantin," jawab Ezzar.
Kedekatan Keluarga dan Pilihan Kuliah
Sahrul Gunawan memiliki tiga orang anak dari pernikahan pertamanya dengan Indriani Hadi, yaitu Ezzar Raditya Gunawan, Raihana Zemma Gunawan, dan Faeyza Mikail Gunawan. Saat ini, Sahrul cukup sering mengajak Ezzar untuk tampil bersama di berbagai program televisi.
Pada akhir tahun 2025, Ezzar yang kini berusia 18 tahun berhasil diterima di Universitas Indonesia untuk program studi Manajemen. Sebelum memantapkan pilihan di UI, Ezzar sebenarnya sudah dinyatakan lolos di Universitas Gadjah Mada.
Keputusan untuk membatalkan kuliah di UGM diambil setelah adanya diskusi dan motivasi dari Sahrul serta mantan istrinya.
"Ezzar, anak sulung saya mengikuti test masuk UGM untuk program double degree dan lolos. Namun kami (saya dan ibu kandung Ezzar) sepakat untuk memotivasi anak saya mengikuti test di UI utk program yang sama, sehingga batal masuk UGM. Pertimbangan nya karena agar tetap dekat dengan ibunya di jakarta sehingga tidak perlu ngekos," ujar Sahrul.