5 Fakta Menarik Nasi Uduk Betawi yang Populer dan Gurih
Published
·
36 Reads
Nasi uduk merupakan makanan khas Betawi yang sangat populer dan digemari sebagai menu sarapan. Di balik kelezatan nasi gurih yang terbuat dari campuran santan dan rempah wangi ini, terdapat total 5 fakta menarik seputar asal-usul hingga ciri khasnya yang perlu Anda ketahui.
- Asal-usul Nasi Uduk — Hidangan ini berasal dari Jakarta akibat akulturasi budaya Jawa dan Melayu sejak abad ke-14 atau tahun 1628, yang menggabungkan nasi lemak dan sego gurih. Versi lain menyebutkan Sultan Agung dari Mataram menciptakan hidangan ini sebagai versi lokal dari nasi Arab yang disukainya.
- Arti Nama Nasi Uduk — Nama 'uduk' memiliki beberapa versi, di antaranya berarti 'susah' karena dulunya dikonsumsi rakyat kecil, atau berasal dari kata 'tawadhu' yang berarti rendah hati. Dalam serapan bahasa Jawa, nama ini diambil dari kata 'wuduk' yang berarti sego gurih.
- Popularitas Nasi Uduk — Eksis sejak abad ke-14, kuliner tradisional ini kini tersebar luas bahkan dijual di warung tenda khas Lamongan dengan variasi lauk modern seperti ayam goreng. Bagi yang mencari cita rasa autentik, kawasan Kebon Kacang di Jakarta Pusat menjadi pusat tempat makan nasi uduk Betawi yang legendaris.
- Karakteristik Nasi — Nasi uduk umumnya menggunakan beras pera atau campuran beras pulen agar teksturnya empuk dan tidak terlalu kering saat disantap. Beberapa penjual juga menambahkan minyak kelapa agar beras tidak lengket satu sama lain, lalu disajikan dengan taburan bawang merah goreng yang sedap.
- Disajikan dengan Sambal Kacang — Ciri khas utama nasi uduk Betawi adalah pendampingnya yang berupa sambal kacang dengan racikan sederhana bercita rasa gurih agak pedas. Berbeda dengan bumbu pecel atau gado-gado, konsistensi sambal kacang untuk nasi uduk ini cenderung lebih cair dan tidak begitu pekat.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author