Federasi Sepak Bola Iran Bantah Tuduhan Intelijen Amerika Serikat
Federasi Sepak Bola Iran merespons keras tuduhan Sekretaris Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat Markwayne Mullin menjelang pertandingan melawan Belgia pada Piala Dunia 2026 hari Minggu. Pihak federasi mengeluarkan pernyataan resmi untuk menyanggah klaim yang disampaikan Mullin dalam siaran Fox News yang menyebutkan adanya penolakan terbang bagi individu yang diklaim sebagai presiden federasi. Mullin menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat melarang orang tersebut naik ke pesawat setelah melakukan penelitian latar belakang yang menunjukkan penunjukan posisi sejak tahun 2022.
"Poor old Andrew Cole always got harshly judged," kata Dennis Hamer.
Hamer menilai sang penyerang memiliki penyelesaian akhir yang efisien meski tidak terlalu indah, serupa dengan karakter bermain Ronaldo. "I think because he was an efficient but unpretty finisher, really good at toe poke type shots and the like – Ronaldo 1 was the same, of course, but people never seemed to mind as much," ujar Dennis Hamer.
Gaya bermain Cole dinilai terpengaruh oleh komentar Glenn Hoddle yang menyebutnya membutuhkan banyak peluang untuk mencetak gol, meski statistik golnya tanpa penalti tetap tinggi. Di sisi lain, ketegangan politik membayangi tim nasional Iran setelah pernyataan resmi federasi yang menanggapi tuduhan dari pihak Amerika Serikat secara agresif.
Pihak federasi sepak bola Iran memberikan ketegasan terkait tuduhan yang diarahkan kepada perwakilan delegasi mereka. "false, fabricated, and entirely baseless allegations" kata Federasi Sepak Bola Iran. Presiden Federasi Sepak Bola Iran sejak 2022 adalah Mehdi Taj, yang dilaporkan menjadi salah satu dari 15 anggota delegasi yang ditolak visa AS sehingga harus memindahkan markas tim ke Meksiko.
Mullin kemudian melemparkan tuduhan baru bahwa individu yang mencoba menaiki pesawat tim tersebut memiliki hubungan langsung dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
"an outright and undeniable lie" kata Federasi Sepak Bola Iran. Pihak federasi menuntut bukti nyata atas klaim keterkaitan dengan IRGC yang dituduhkan oleh pemerintah Amerika Serikat tersebut. Kondisi internal dan politik ini membayangi perjuangan timnas Iran di atas lapangan setelah sebelumnya mereka meraih hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru.
Sementara itu, tim nasional Belgia yang diperkuat pemain senior seperti Thibaut Courtois, Kevin de Bruyne, Youri Tielemans, dan Romelu Lukaku mengincar penebusan setelah sebelumnya tampil mengecewakan saat diimbangi Mesir.