Ferrari Luncurkan Mobil Listrik Perdana Luce Seharga Rp11 Miliar

Share

Produsen otomotif asal Italia resmi meluncurkan kendaraan bertenaga listrik pertamanya bernama Ferrari Luce di Vela di Calatrava, Roma pada Senin (25/5/2026). Mobil listrik dengan kapasitas lima kursi ini dibanderol seharga 550.000 euro atau sekitar Rp11,39 miliar per unit.

Dilansir dari Moladin, model anyar ini menggunakan platform empat motor listrik pada setiap roda yang mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 1.050 Cv. Kendaraan ini didukung baterai 122 kWh bersistem 800 volt yang mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam dalam waktu 2,5 detik.

Sistem suspensi aktif diadopsi dari model F80 serta dilengkapi kemudi roda belakang independen untuk menjaga stabilitas berkendara. Ferrari juga menyematkan Vehicle Control Unit yang mengontrol dinamika kendaraan secara langsung serta aplikasi MyFerrari Luce untuk mengendalikan mode berkendara dari jarak jauh.

Pada sektor interior, produsen asal Maranello ini memasang layar putar berukuran 15,6 inci, panel instrumen digital, head-up display, hingga sistem kecerdasan buatan bernama DiClaw. Bagian luar kendaraan dipertegas dengan keberadaan glass house besar dan pelek berukuran 23 inci di bagian depan serta 24 inci di bagian belakang.

Peluncuran kendaraan ini mengundang berbagai tanggapan dari kalangan internal maupun eksternal perusahaan, terutama terkait perubahan arah desain tradisional mereka. Langkah berani ini dinilai memiliki risiko besar terhadap citra jangka panjang merek kendaraan mewah tersebut.

Pihak manajemen menyatakan bahwa proyek pengerjaan model baru ini telah melibatkan puluhan paten baru yang seluruh komponen utamanya dikembangkan secara mandiri di fasilitas produksi mereka.

"Luce" berarti cahaya dalam bahasa Italia, melambangkan arah baru bagi merek asal Maranello, kata Presiden Ferrari, John Elkann.

Pengembangan aspek visual kendaraan ini juga digarap melalui kerja sama dengan studio desain eksternal guna memberikan perspektif baru pada bahasa desain produk.

Pimpinan perusahaan menambahkan bahwa produk teranyar ini tetap mempertahankan identitas utama pabrikan dan memiliki perbedaan signifikan dengan kompetitor lain di pasar global.

"melihat langsung dan mencoba Luce akan menunjukkan bahwa mobil ini bukan tiruan dan tetap menjaga DNA Ferrari," tegas CEO Ferrari, Benedetto Vigna.

Pascapeluncuran tersebut, saham perusahaan sempat mengalami penurunan sebesar 8 persen pada hari Selasa akibat sentimen skeptis dari para investor di pasar modal. Manajemen menganggap reaksi negatif tersebut terlalu dini dan menegaskan model listrik ini merupakan pelengkap dari lini produk berbahan bakar bensin serta hibrida yang sudah ada.

Pemesanan resmi kendaraan ini telah dibuka sejak Rabu (27/5/2026) untuk para konsumen yang hadir dalam acara peluncuran di Roma. Pihak pabrikan dijadwalkan bakal merilis data resmi jumlah pemesanan unit pada bulan Juli 2026 bersamaan dengan publikasi laporan keuangan kuartal kedua perusahaan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author