Film Biografi Michael Geser Bohemian Rhapsody Jadi yang Terlaris

Share

Film biografi Michael Jackson bertajuk Michael resmi mencetak sejarah baru di box office global. Layar lebar yang dibintangi oleh Jaafar Jackson tersebut berhasil menggeser posisi Bohemian Rhapsody sebagai film biografi musik paling laris sepanjang sejarah. Dilansir dari Detikcom, sinema ini telah mengumpulkan pendapatan lebih dari USD 911,9 juta atau sekitar Rp 16,2 triliun di seluruh dunia.

Angka tersebut sukses melampaui capaian Bohemian Rhapsody yang sebelumnya memegang rekor dengan total pendapatan global sebesar USD 910,9 juta. Karya yang disutradarai oleh Antoine Fuqua serta ditulis John Logan ini diproduksi oleh Lionsgate dan Universal. Proyek kolaborasi tersebut meraih USD 358,6 juta dari pasar domestik dan mengantongi USD 553,3 juta dari pasar internasional.

Universal sendiri mengamankan pendapatan internasional sebesar USD 540,5 juta setelah memegang hak distribusi bioskop serta hak tambahan di luar Amerika Serikat. Perjalanan komersial film ini diprediksi masih akan terus berlanjut.

Penayangan perdana di Jepang diproyeksikan menjadi salah satu pasar potensial yang dapat mendorong total pendapatan melewati angka USD 1 miliar. Jika target tersebut tercapai, Michael akan menjadi film kedua pada tahun 2026 yang menembus tonggak tersebut setelah Super Mario Galaxy Movie. Sebagai perbandingan, Bohemian Rhapsody yang mengangkat kisah perjalanan Freddie Mercury mengumpulkan USD 216,6 juta di pasar domestik serta USD 694,3 juta di pasar internasional. Film tersebut memenangkan empat penghargaan Oscar, termasuk kategori Penyuntingan Film Terbaik, dan mengantarkan Rami Malek meraih Oscar Aktor Terbaik.

Graham King menjadi sosok produser di balik kedua proyek layar lebar tersebut. Melalui pencapaian terbaru ini, King berhasil memecahkan rekor box office miliknya sendiri yang sebelumnya diraih lewat film biografi Queen. Selain rekor pendapatan global, Michael juga mencatatkan sejarah sebagai film biografi musik dengan pendapatan akhir pekan pembukaan global terbesar sepanjang masa. Sinema ini pun menjadi film biografi domestik terlaris dan meraih kesuksesan besar di Prancis setelah melampaui La Vie en Rose.

Sebanyak 40 pasar internasional tercatat berhasil melampaui pendapatan seumur hidup Bohemian Rhapsody, termasuk di antaranya Brasil, Prancis, dan Meksiko. Karya ini bahkan menjadi film bioskop paling laris yang pernah dirilis oleh Lionsgate secara global. Proses produksi film ini sempat menghadapi kendala biaya tambahan sekitar USD 50 juta untuk pengambilan gambar ulang.

Langkah tersebut diambil setelah keluarga Jackson menemukan masalah dalam alur cerita terkait salah satu penuduh Michael Jackson yang seharusnya tidak digambarkan. Layar lebar ini merangkum perjalanan hidup Michael Jackson sejak masa kecilnya sebagai bintang muda hingga bertransformasi menjadi ikon musik dunia. Penonton diperlihatkan bagaimana sang musisi membangun reputasi sebagai performer perfeksionis di atas panggung dan studio rekaman.

Sisi personal sang Raja Pop juga turut diangkat secara mendalam. Alur cerita menggambarkan sosok Michael yang sensitif, menyimpan luka masa kecil akibat tekanan keluarga, serta perjuangannya menghadapi kesepian dan kebutuhan akan pengakuan.

Film Michael sendiri sudah mulai ditayangkan di jaringan bioskop Indonesia sejak tanggal 22 April 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author