Film Horor Low Budget Obsession Kuasai Box Office Amerika Serikat
Industri perfilman Hollywood kembali dikejutkan oleh fenomena box office breakout yang tidak terduga melalui sebuah film horor psikologis berbiaya sangat rendah berjudul Obsession. Seperti dilansir dari Detikcom, film ini berhasil memuncaki tangga bioskop Amerika Serikat dan dunia, sekaligus menjadi salah satu film paling menguntungkan sepanjang tahun ini.
Diproduksi oleh studio spesialis horor Blumhouse Productions bersama Focus Features, film indie garapan sutradara Curry Barker ini membuktikan kekuatan rekomendasi penonton atau word-of-mouth. Efek tersebut dinilai jauh lebih kuat dibandingkan dengan promosi film blockbuster berbiaya ratusan juta dolar.
Modal produksi film Obsession tergolong sangat minim untuk standar Hollywood modern, yaitu hanya berkisar antara $750.000 hingga $850.000 atau sekitar Rp13 miliar hingga Rp15 miliar. Namun, film ini langsung melejit pada pekan perdana perilisan dengan pendapatan domestik sebesar $17,1 juta.
Memasuki pekan kedua, pendapatan Obsession justru melonjak drastis hingga 30% dengan meraup sekitar $22,4 juta hingga $24 juta dalam masa akhir pekan biasa. Angka ini diproyeksikan menembus $28 juta hingga $30 juta pada libur panjang Memorial Day.
Total pendapatan global Obsession kini telah melampaui $54 juta hingga $58 juta atau sekitar Rp955 miliar hingga Rp1,02 triliun. Para analis industri memprediksi perjalanan film ini masih panjang dan bisa berakhir dengan akumulasi domestik mencapai $150 juta.
Dominasi Obsession di posisi nomor satu tangga box office Amerika Serikat sukses menggeser film-film besar berskala studio besar lainnya. Fenomena lonjakan penghasilan di minggu kedua ini membuktikan efektivitas ulasan positif penonton dalam membujuk masyarakat datang ke bioskop.
Kesuksesan ini turut menyoroti sosok Curry Barker, sang sutradara yang mengawali kariernya sebagai kreator konten di platform TikTok dan YouTube tanpa koneksi industri elit Hollywood. Tren sineas digital ini serupa dengan YouTuber Markiplier yang menyutradarai, mendanai sendiri, dan mendistribusikan film horor "Iron Lung" hingga meraup $50 juta dari anggaran $3 juta.
Kesuksesan berikutnya dari sineas jebolan YouTube juga bersiap dicetak oleh Kane Parsons lewat film thriller fiksi ilmiah "Backrooms" bersama studio A24 yang akan tayang akhir pekan depan.
Obsession sendiri berpusat pada kisah karakter bernama Bear yang diperankan oleh Michael Johnston, seorang pria romantis yang putus asa setelah menyia-nyiakan kesempatannya dengan wanita taksirannya, Nikki, yang diperankan oleh Inde Navarrette.
Di tengah keputusasaannya, Bear menemukan sebuah pohon mistis bernama "One-Wish Willow" yang dapat mengabulkan permintaan jika rantingnya dipatahkan. Keinginannya memang terkabul, namun dengan konsekuensi mengerikan dan harga mahal yang harus dibayar lewat teror psikologis yang memutarbalikkan logika.
Film Obsession juga banjir pujian kritikus dengan meraih skor kembar 95% di situs agregator Rotten Tomatoes baik dari kritikus film maupun penonton umum. Di platform Letterboxd, film ini melesat masuk ke peringkat 15 besar film horor dengan rating tertinggi sepanjang masa.
Penonton bioskop memberikan nilai "A-" melalui CinemaScore, sebuah nilai yang hampir mustahil didapatkan oleh sebuah film horor. Capaian masif dan efisiensi biaya luar biasa ini mempertegas tren baru di Hollywood bahwa genre horor psikologis anggaran rendah tetap menjadi investasi paling cerdas.