FIM Larang Marco Bezzecchi Balapan di MotoGP Ceko 2026
Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi dijatuhi hukuman larangan mengikuti balapan utama MotoGP Ceko pada Sabtu (20/6) akibat melakukan tindakan kekerasan fisik dengan memukul seorang petugas sirkuit atau marshal.
Sanksi berat ini dijatuhkan oleh Steward FIM setelah Bezzecchi terlibat insiden fisik pasca-kecelakaan di Tikungan 3 Sirkuit Brno, dilansir dari Detik Oto. Pembalap Italia tersebut emosi karena marshal tidak sengaja menarik tuas gas saat mencoba mengevakuasi motor Aprilia RS-GP miliknya.
Aksi pemukulan yang terekam oleh kamera onboard dan video amatir itu membuat manajemen Aprilia Racing yang dipimpin CEO Massimo Rivola dan Team Manager Paolo Bonora mengajukan banding. Namun, sidang banding selama 30 menit bersama Steward FIM yang beranggotakan Simon Crafar, Tamara Matko, dan Andres Somolinos memutuskan menolak permohonan tersebut.
"Meskipun Steward Banding menyadari bahwa pembalap yang terlibat dalam kecelakaan dapat mengalami frustrasi, kekecewaan, dan emosi yang meningkat, situasi tersebut tidak dapat dimaafkan atau membenarkan agresi fisik yang diarahkan pada personel sirkuit yang sedang menjalankan tugas resmi mereka," tulis pernyataan resmi Steward FIM.
Otoritas balap menegaskan perlindungan terhadap marshal yang bekerja di lingkungan berbahaya demi keselamatan para pembalap.
"Kekerasan fisik terhadap marshal sama sekali tidak dapat diterima dalam motorsport profesional dan tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apa pun," lanjut pernyataan tersebut.
Hukuman ini memicu pergeseran posisi start balapan utama MotoGP Ceko 2026 karena Bezzecchi harus melepas posisi start ke-4 yang diraihnya. Hasil ini merugikan posisi Bezzecchi yang sedang memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 180 poin, unggul 15 angka dari Jorge Martin.