Florentino Perez Gelar Pemilihan Direksi Baru Real Madrid
Presiden Real Madrid Florentino Perez mengumumkan penyelenggaraan pemilihan dewan direksi baru klub dalam konferensi pers mendadak pada Selasa (12/5/2026) waktu setempat, seperti dilansir dari Bola.
Langkah ini diambil guna menepis berbagai spekulasi yang menyebutkan bahwa dirinya akan mengundurkan diri atau menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih baru.
"Saya tidak akan mengundurkan diri," tegas Perez.
Pria berusia 79 tahun tersebut menjelaskan bahwa jajaran manajemen saat ini akan kembali maju dalam pemilihan yang segera diproses oleh komite terkait.
"Saya akan mengadakan pemilu," ujar Perez.
Perez menambahkan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari tata kelola klub yang melibatkan ribuan anggota resmi.
"I saya telah meminta komite pemilihan untuk memulai proses penyelenggaraan pemilihan dewan direksi, di mana dewan direksi saat ini juga akan mencalonkan diri," lanjut Perez.
Menurutnya, langkah ini menjadi penting demi menegaskan status kepemilikan klub yang demokratis.
"Di Real Madrid tidak ada satu pemilik tunggal; klub ini dimiliki oleh 1.000 anggota yang membentuk klub," tegas Perez.
Perez menilai dinamika ini diperparah oleh tekanan eksternal dari publikasi media yang menyudutkan dirinya serta manajemen klub di tengah performa tim yang belum maksimal.
"Saya mengambil keputusan ini karena muncul situasi absurd yang disebabkan oleh kampanye melawan kepentingan Real Madrid dan terhadap saya. Hasil kami memang belum terbaik, tetapi dalam olahraga Anda tidak selalu menang," lanjut Perez.
Selain masalah manajerial, Perez memanfaatkan momentum tersebut untuk mengklarifikasi kabar bohong mengenai kondisi kesehatannya yang disebut mengidap kanker stadium akhir.
"Ada yang mengatakan saya mengidap kanker stadium akhir. Saya masih menjadi presiden Real Madrid dan perusahaan saya," ujar Perez.
Perez menyatakan dirinya masih aktif memimpin perusahaan infrastruktur global dengan pendapatan 50 miliar euro per tahun dan mempekerjakan 170 ribu karyawan.
"I memimpin perusahaan kelas dunia di bidang infrastruktur dengan 170 ribu karyawan dan pendapatan 50 miliar euro per tahun, dan kesehatan saya sempurna," kata Perez.
Ia menegaskan mobilitas tingginya dalam mengelola dua institusi besar membuktikan kondisi fisiknya berada dalam keadaan prima.
"Karena saya tidak mungkin bisa berada di dua tempat jika kesehatan saya tidak sempurna," lanjut Perez.
Ia juga menyayangkan penyebaran rumor medis tersebut yang dinilainya tidak berdasar pada fakta pemeriksaan rumah sakit terpercaya.
"Saya tidak tahu kenapa rumor itu muncul. Karena kalau memang saya mengidap kanker, tentu saya harus pergi ke pusat onkologi untuk diperiksa," tutur Perez.
Perez menganggap kabar tersebut sengaja dibuat oleh pihak tertentu dan dibiarkan membesar tanpa konfirmasi resmi.
"Anda pikir kalau saya pergi ke pusat onkologi, itu tidak akan muncul di mana-mana? Itu tidak benar. Mereka mengarangnya dan rumor itu terus berkembang," lanjut Perez.
Kondisi internal Real Madrid sendiri dilaporkan sedang menghadapi berbagai dinamika, termasuk kritik atas kepergian Kylian Mbappe ke Italia saat pemulihan cedera serta perselisihan antar-pemain di fasilitas latihan.
Ketegangan sempat terjadi antara Antonio Rudiger dan Alvaro Carreras, yang diikuti insiden antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde hingga berujung sanksi denda sebesar 500 ribu euro.
Situasi kompetisi juga menekan klub setelah Barcelona dipastikan mengunci gelar juara La Liga menyusul kemenangan 2-0 atas Real Madrid di Camp Nou pada akhir pekan lalu.